Polsek Kuwus Tembus Jalan Rusak Salurkan Bantuan bagi Lansia Korban Kebakaran
- 22 Jun 2026 09:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Margaretha Alus (65), lansia korban kebakaran rumah di Kampung Rejing, Desa Compang Kules, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri, sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat.”
Untuk menjangkau lokasi, personel Polsek Kuwus harus melintasi jalan tanah berbatu yang rusak di sejumlah titik. Meski akses menuju kampung tersebut cukup sulit, rombongan yang dipimpin Kapolsek Kuwus IPDA Arsilinus Lentar tetap menerobos medan berat demi menyerahkan bantuan secara langsung kepada korban.
“Kami menyadari akses menuju lokasi memang cukup menantang karena kondisi jalan yang rusak. Namun demi misi kemanusiaan dan tanggung jawab moral, hambatan geografis tidak boleh menjadi penghalang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPDA Arsilinus Lentar saat dikonfirmasi, Jumat 19 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Polsek Kuwus menyerahkan berbagai kebutuhan pokok seperti bahan makanan, pakaian layak pakai, perlengkapan dapur, serta kebutuhan kebersihan sehari-hari. Selain bantuan fisik, personel juga memberikan dukungan moril kepada korban agar tetap kuat menghadapi musibah yang dialaminya.
Menurut Kapolsek, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Margaretha Alus mengaku terharu atas perhatian yang diberikan jajaran Polsek Kuwus. Ia menyampaikan terima kasih karena aparat kepolisian bersedia datang hingga ke kampung terpencil untuk memberikan bantuan dan dukungan di tengah cobaan yang sedang dihadapinya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolsek dan seluruh anggota yang sudah datang membantu kami. Kehadiran mereka memberi semangat bagi saya untuk tetap kuat menghadapi keadaan ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, rumah semi permanen milik Margaretha ludes terbakar pada Minggu 14 Juni 2926 sekitar pukul 15.00 WITA saat dirinya sedang menghadiri kegiatan adat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta, termasuk uang tunai, dokumen penting keluarga, serta hasil pertanian berupa beras, padi, dan cengkeh. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kuwus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....