Lahan Tidur di Lembata Mulai Digarap untuk Jambu Mete
- 20 Jun 2026 11:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di Kabupaten Lembata mulai dilirik untuk pengembangan perkebunan jambu mete terpadu. Rencana tersebut disampaikan dalam sosialisasi investasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Lembata bersama PT Tigate Trees Indonesia di Nagawutung, Rabu 17 Juni 2026.
Pengembangan perkebunan jambu mete diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program tersebut juga diproyeksikan menciptakan sumber pendapatan jangka panjang bagi warga.
PT Tigate Trees Indonesia menjelaskan bahwa pengembangan perkebunan dilakukan melalui pendekatan agribisnis yang terintegrasi. Perusahaan juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan program.
Sejak beroperasi di Flores Timur pada 2018, perusahaan tersebut telah mengembangkan budidaya jambu mete unggul berbasis teknologi pertanian modern. Model kemitraan yang diterapkan juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan perkebunan.
Desa-desa sasaran akan terlebih dahulu menjalani proses survei dan identifikasi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian lahan dan potensi pengembangan perkebunan jambu mete.
Pemerintah daerah menilai investasi tersebut dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif. Pengembangan sektor perkebunan juga diharapkan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pedesaan.
Melalui program tersebut, Kabupaten Lembata berupaya mengembangkan sektor pertanian berbasis komoditas bernilai ekonomi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....