Musyawarah Desa Perkuat Langkah Pengendalian Rabies di Sikka
- 18 Jun 2026 21:17 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Desa Kokowahor, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, menggelar Musyawarah Desa Penanggulangan dan Penanganan Rabies, Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah berbagai pihak dalam mencegah penyebaran rabies yang masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.
Musyawarah dihadiri pemerintah desa, unsur terkait, tokoh masyarakat, serta Babinsa Koramil 1603-04/Kewapante. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk membahas strategi pencegahan dan penanganan rabies secara terpadu di tingkat desa.
Rabies merupakan penyakit menular yang dapat membahayakan keselamatan manusia apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat dinilai penting dalam mendukung upaya pengendalian penyakit tersebut.
Dalam musyawarah tersebut, peserta membahas sejumlah langkah pencegahan, mulai dari pelaporan kasus gigitan hewan penular rabies hingga pelaksanaan vaksinasi terhadap hewan peliharaan. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian utama.
Babinsa Koramil 1603-04/Kewapante, Pratu Arwadi Bessi, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung program pencegahan rabies. Menurutnya, keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi warga.
"Melalui musyawarah ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secara terpadu sehingga dapat meminimalisir risiko penyebaran rabies di wilayah Desa Kokowahor dan sekitarnya," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kasus gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies. Langkah cepat dalam penanganan dinilai sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap kesehatan warga.
Musyawarah desa tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, petugas kesehatan, dan masyarakat. Sinergi yang baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pencegahan rabies secara berkelanjutan.
Pemerintah desa berharap hasil musyawarah dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan. Edukasi kepada masyarakat, vaksinasi hewan peliharaan, serta pengawasan terhadap hewan penular rabies menjadi bagian dari upaya yang akan terus diperkuat.
Melalui komitmen bersama yang dibangun dalam musyawarah desa, Desa Kokowahor diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari ancaman rabies. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....