Gelombang Laut hingga 2,5 Meter Ancam Perairan NTT
- 17 Jun 2026 11:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut. Tinggi gelombang diperkirakan 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada Rabu 17 Juni 2026.
Prakirawan BMKG Maritim Tenau Kupang, Dyah Safitri Maharani, mengatakan potensi gelombang tersebut dapat terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan Sabu-Raijua, serta perairan selatan Timor-Rote. Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran, khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang.
Menurut Safitri, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut karena tinggi gelombang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran. “Kondisi ini berisiko tinggi terhadap perahu nelayan dan kapal tongkang yang beroperasi di wilayah tersebut,” ujarnya dalam siaran Info Cuaca.
Selain gelombang tinggi, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di wilayah perairan NTT umumnya cerah berawan. Arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 8 hingga 50 kilometer per jam.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan secara resmi. Informasi tersebut penting sebagai acuan sebelum melakukan aktivitas pelayaran maupun penangkapan ikan.
Safitri menegaskan nelayan dan masyarakat pesisir sebaiknya menunda aktivitas melaut apabila kondisi cuaca tidak mendukung. “Jika terdapat angin kencang dan gelombang tinggi, masyarakat maupun nelayan diharapkan tidak melaut demi keselamatan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....