Mitigasi Erupsi Lewotobi, Babinsa Intensifkan Pemantauan Wilayah
- 16 Jun 2026 21:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga mengintensifkan pemantauan wilayah dan sosialisasi kepada masyarakat menyusul aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang masih berlangsung. Warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi guna menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan komunikasi sosial dan pemantauan wilayah yang dilaksanakan secara rutin pada Sabtu 6 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan TNI untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah terdampak.
Pemantauan lapangan dipimpin Serda Yahanes Beda Puka bersama anggota Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga, yakni Serda Rifen Lassa, Kopda I Komang Arya Buana, Kopda Ari Gunawan Sam, dan Kopda Jefri Banusus. Mereka turun langsung ke wilayah binaan untuk memberikan edukasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait perkembangan aktivitas vulkanik.
Selain mengingatkan warga agar menjauhi kawasan berbahaya, para Babinsa juga meminta masyarakat menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Warga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan instansi terkait agar tidak menimbulkan kepanikan.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat turut diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar dingin yang dapat terjadi saat hujan turun di sekitar kawasan gunung. Warga dan pengguna jalan diminta menghindari aliran sungai yang berpotensi menjadi jalur lahar demi mengurangi risiko kecelakaan dan korban jiwa.
Sebagai bagian dari upaya pemantauan, Koramil 1624-06/Tanjung Bunga terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Koordinasi dilakukan untuk memastikan informasi mengenai aktivitas gunung dapat diterima secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Danramil 1624-06/Tanjung Bunga, Letda Kav Abdul Malik, mengatakan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung penanganan dan mitigasi bencana. Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi ancaman bencana.
Ia berharap masyarakat tetap waspada serta mampu mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi situasi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Dengan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak, risiko yang ditimbulkan akibat aktivitas vulkanik dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....