BMKG Peringatkan Hujan Sedang di Tiga Wilayah NTT

  • 16 Jun 2026 21:44 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 16 Juni 2026.
  • Selain hujan, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang berpeluang terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
  • Potensi hujan ringan juga diprakirakan berlanjut pada malam hingga dini hari, terutama di wilayah Borong, Ruteng, dan Bajawa.
  • BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang berkembang.

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 16 Juni 2026. Masyarakat di Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang yang dapat mengganggu aktivitas harian.

Selain hujan, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang berpeluang terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua. Kondisi ini berisiko memengaruhi keselamatan pelayaran, transportasi darat, serta aktivitas masyarakat di ruang terbuka.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Tulus Gabe Sianturi, menjelaskan cuaca di sebagian besar wilayah NTT pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi terjadi di Kupang, Borong, dan Ruteng.

Potensi hujan ringan juga diprakirakan berlanjut pada malam hingga dini hari, terutama di wilayah Borong, Ruteng, dan Bajawa. Menurut Tulus, kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah dataran tinggi dan bagian tengah Pulau Flores.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah Manggarai, Ngada, serta daerah dataran tinggi lainnya memiliki suhu yang lebih rendah, yakni antara 14 hingga 28 derajat Celsius. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–50 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang berkembang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi pengendara, petani, nelayan, dan warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi guna meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan akibat perubahan cuaca.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....