Pemkab Manggarai Timur Luncurkan Pro Puan, Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak
- 15 Jun 2026 19:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) resmi meluncurkan program Pro Puan Manggarai Timur (Pelaporan Online Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak).
Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah KLA yang berlangsung di Anera Cafe, Borong, Senin 15 Juni 2026. Launching Pro Puan melibatkan seluruh peserta kegiatan serta anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Manggarai Timur (FORMATIM).
Kepala Dinas P2KBP3A Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, yang akrab disapa Ani Agas menjelaskan bahwa Pro Puan hadir sebagai ruang aman (safe space) yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah. Layanan ini menjadi sarana bagi perempuan dan anak untuk mengadukan tindakan kekerasan yang mereka alami atau ketahui.
"Pro Puan hadir sebagai wadah pelaporan yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan," ujar Ani.
Menurut Ani, kehadiran layanan digital ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Manggarai Timur dalam memperkuat sistem perlindungan sosial melalui mekanisme pelaporan yang mudah, cepat, dan responsif.
Ani menambahkan, masyarakat dapat menyampaikan laporan terkait tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui nomor layanan 0813-3735-8090.
Selain membuka kegiatan secara resmi, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H., M.Hum., turut hadir sebagai pemateri utama. Bupati juga memaparkan materi strategis berjudul "Cetak Biru Ekosistem Inklusi Manggarai Timur: Strategi Arsitektur Menuju Kabupaten Layak Anak dan Ramah Perempuan."
Dalam pemaparannya, Bupati Agas menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, dunia usaha, media massa, hingga berbagai lembaga terkait.
"Anak adalah aset masa depan daerah. Karena itu, seluruh pihak harus bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak," kata Agas.
Melalui penguatan gugus tugas ini, Pemkab Manggarai Timur berharap dapat membangun kesamaan persepsi, mempererat koordinasi lintas sektor, serta menyusun langkah nyata yang terintegrasi demi mewujudkan Manggarai Timur sebagai Kabupaten Layak Anak yang berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli PKK Kabupaten Manggarai Timur, anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, pimpinan perangkat daerah, para kepala bagian lingkup Setda Kabupaten Manggarai Timur, para camat se-Kabupaten Manggarai Timur, Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Ketua Yayasan Wahana Visi Indonesia, para kepala desa dan lurah, anak-anak FORMATIM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....