Komunitas Universitas Terbuka Bangun Semangat Belajar Sepanjang Hayat Bersama

  • 15 Jun 2026 15:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Universitas Terbuka membangun semangat belajar sepanjang hayat melalui pendampingan, pelayanan akademik, dan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan mahasiswa serta masyarakat. Kehadiran komunitas tersebut menjadi wadah yang mendorong akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Abdurrahman Awaludin, S.H., mengatakan pengalaman belajarnya di UT membuktikan pendidikan dapat ditempuh oleh siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang pekerjaan.

Menurut Awaludin, sistem pembelajaran yang fleksibel memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tetap bekerja sambil melanjutkan pendidikan. “Pendidikan tidak pernah mengenal usia dan kesempatan itu diberikan seluas-luasnya oleh Universitas Terbuka,” ujarnya saat menjadi narasumber di Pro 1 RRI Ende, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan hubungan antara mahasiswa, alumni, dan pengelola Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) berlangsung erat sehingga berbagai kendala akademik dapat diselesaikan melalui pendampingan dan komunikasi yang baik. Kondisi tersebut membuat mahasiswa memiliki tempat untuk berkonsultasi ketika menghadapi kesulitan selama perkuliahan.

Selain mendukung proses pendidikan, Komunitas Universitas Terbuka juga aktif melaksanakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan di berbagai daerah. Para pengurus bersama mahasiswa terlibat dalam aksi berbagi kepada masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memperkenalkan keberadaan Universitas Terbuka kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Wakil Ketua sekaligus Koordinator Sosialisasi dan Promosi Universitas Terbuka, Abdurrahman Kajukaro, S.Sos., mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan berbagai instansi. “Kami ingin mengubah pandangan bahwa kuliah di Universitas Terbuka hanya untuk pekerja, padahal terbuka bagi semua kalangan,” katanya.

Ke depan, Komunitas Universitas Terbuka berharap semakin banyak generasi muda di Kabupaten Ende memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala jarak maupun biaya. Semangat “menjangkau yang tak terjangkau” diharapkan terus menjadi kekuatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....