Universitas Terbuka Perluas Akses Pendidikan hingga Pelosok Daerah
- 15 Jun 2026 14:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Universitas Terbuka terus memperluas akses pendidikan tinggi hingga ke wilayah pelosok melalui sistem pembelajaran yang fleksibel dan layanan yang menjangkau masyarakat. Kehadiran Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kelimutu Ende menjadi upaya nyata untuk memberikan kesempatan kuliah bagi semua kalangan.
Kepala SALUT Kelimutu Ende, Sunyoto, S.AP., menjelaskan bahwa Universitas Terbuka telah hadir di Ende sejak tahun 1996 dan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Pada awalnya layanan tersebut berbentuk kelompok belajar (Pokjar) sebelum kemudian berkembang menjadi SALUT.
Dalam program Komunitas Bicara Pro 1 RRI Ende, Sunyoto mengatakan jumlah mahasiswa aktif di Kabupaten Ende saat ini mencapai sekitar 981 orang. “Kami ingin masyarakat yang berada di pelosok tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi,” katanya, Minggu, 14 Juni 2026,
Menurut Sunyoto, konsep “menjangkau yang tak terjangkau” tidak hanya berkaitan dengan kondisi geografis, tetapi juga keterjangkauan biaya pendidikan. Ia menilai biaya kuliah yang relatif ringan diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi untuk melanjutkan pendidikan.
Selain memberikan pelayanan akademik mulai dari pendaftaran, registrasi, hingga wisuda, SALUT juga menjalankan berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain penyaluran bantuan kepada korban bencana serta partisipasi dalam berbagai agenda pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sementara itu, Wakil Ketua sekaligus Koordinator Sosialisasi dan Promosi Universitas Terbuka, Abdurrahman Kajukaro, S.Sos., mengatakan sistem kuliah yang fleksibel menjadi salah satu keunggulan utama Universitas Terbuka. “Mahasiswa dapat mengatur waktu belajar sesuai aktivitas mereka tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” ujarnya.
Melalui berbagai program tersebut, Universitas Terbuka berharap semakin banyak generasi muda maupun masyarakat yang telah bekerja dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Kehadiran SALUT di Ende diharapkan menjadi jembatan untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....