NTT Terima 3.000 Dosis Semen Beku Sapi Unggul dari Kementerian Pertanian
- 14 Jun 2026 19:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Pemerintah Provinsi NTT menerima bantuan sebanyak 3.000 dosis semen beku sapi unggul dari Kementerian Pertanian RI sebagai upaya mempercepat peningkatan populasi dan mutu genetik ternak sapi di daerah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Hary Suhada, S.Pt., M.Si., kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Bantuan diberikan dalam kegiatan kunjungan kerja Komite II DPD RI di Kantor DPD RI Provinsi NTT, Jumat 12 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan Komite II DPD RI atas dukungan yang diberikan bagi pengembangan sektor peternakan di NTT.
Menurutnya, bantuan 3.000 dosis semen beku dari berbagai jenis sapi unggul akan menjadi modal penting dalam mendukung program inseminasi buatan yang selama ini menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan produktivitas, populasi, dan kualitas ternak sapi milik masyarakat.
"Kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kerja Komite II DPD RI dalam rangka mencari solusi atas berbagai persoalan daerah terkait peternakan dan kesehatan hewan di NTT. Bantuan 3.000 dosis semen beku dari berbagai jenis sapi unggul ini tentu akan sangat membantu pengembangan sektor peternakan di daerah," ujar Gubernur.
Semen beku yang berasal dari pejantan unggul digunakan dalam program inseminasi buatan untuk menghasilkan anakan sapi berkualitas tinggi seperti Limousin, Simmental, dan Wagyu. Melalui metode ini, peternak diharapkan mampu memperoleh ternak dengan pertumbuhan lebih baik, produktivitas tinggi, serta nilai ekonomi yang lebih besar.
Gubernur optimistis program tersebut akan meningkatkan daya saing sektor peternakan NTT sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra pengembangan ternak nasional. Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan sapi unggul di NTT dapat menjadi model bagi pengembangan komoditas peternakan lainnya, seperti babi, kambing, kerbau, dan unggas.
Dengan dukungan pemerintah, akademisi, lembaga pendidikan, serta pelaku usaha peternakan, Pemprov NTT berkomitmen memperkuat sektor peternakan sebagai sektor unggulan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Bantuan 3.000 dosis semen beku sapi ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju peternakan modern, produktif, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....