BPS Ende: Sensus Ekonomi 2026 Catat Perkembangan Ekonomi Digital

  • 12 Jun 2026 21:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sensus Ekonomi 2026 akan mendata berbagai aktivitas ekonomi digital yang berkembang dalam satu dekade terakhir. Pendataan tersebut dilakukan untuk menghasilkan data ekonomi yang lebih mutakhir dan sesuai perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kabupaten Ende, I Made Suantara, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Aula Hotel Flores Mandiri. Menurutnya, perubahan besar terjadi sejak pelaksanaan sensus sebelumnya pada tahun 2016.

Perubahan tersebut ditandai dengan berkembangnya perdagangan berbasis digital dan layanan berbasis aplikasi. Selain itu, muncul berbagai profesi baru yang sebelumnya belum banyak dikenal masyarakat.

"Berkembangnya perdagangan berbasis digital, e-commerce, fintech, layanan berbasis aplikasi, perubahan pola konsumsi masyarakat hingga munculnya berbagai bentuk pekerjaan baru seperti kurir dan freelancer merupakan fenomena yang harus tercatat dan terukur secara akurat," kata I Made Suantara pada Kamis 11 Juni 2026.

Kepala BPS Ende I Made Suantara memberikan sambutan pada pencanangan Sensus Ekonomi 2026. (Foto: RRI/Rico)

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mencatat identitas usaha. Pendataan juga mencakup tenaga kerja, pemanfaatan internet, kondisi ekonomi usaha, dan berbagai karakteristik lainnya.

Menurutnya, informasi tersebut sangat dibutuhkan dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi. Data yang lengkap akan membantu pemerintah memahami perubahan struktur ekonomi yang terjadi di masyarakat.

Selain ekonomi digital, sensus juga akan menghasilkan informasi mengenai ekonomi lingkungan. Data tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

BPS berharap seluruh pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif dalam pendataan. Keakuratan data akan menentukan kualitas informasi yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....