SMAS Setiawan Nangaroro Gandeng RRI Ende Pacu Literasi Media Siswa
- 12 Jun 2026 22:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo – Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Setiawan Nangaroro mengambil langkah progresif memperkuat kecakapan digital siswa dengan menjalin kemitraan strategis bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Ende. Kerja sama resmi yang dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di aula sekolah ini dirancang untuk mendobrak kurikulum konvensional melalui integrasi praktik penyiaran (broadcasting) dan penguatan literasi media di tingkat sekunder.
Langkah taktis ini menjadi urgensi lokal di tengah derasnya arus informasi digital yang menuntut generasi muda memiliki kemampuan menyaring berita bohong (hoax) secara mandiri. Melalui pemanfaatan platform multimedia RRI, koridor pendidikan di Kabupaten Nagekeo kini memiliki akses langsung ke industri media penyiaran sebagai sarana belajar yang inklusif dan adaptif.
"Di era digital ini, kemampuan berkomunikasi dan memilah informasi sangat krusial bagi generasi muda. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka cakrawala baru bagi siswa-siswi kami, mengasah bakat mereka di bidang jurnalistik, public speaking, dan penyiaran," tegas Kepala SMAS Setiawan Nangaroro, Yohanes Mutha Kasi. Dirinya menilai kolaborasi ini akan mempercepat lahirnya ruang-ruang kreatif bagi para pelajar di wilayah diaspora Flores.
Transformasi RRI yang kini berbasis multimedia terintegrasi lewat aplikasi digital menjadi instrumen utama dalam mengantarkan bakat lokal menuju panggung publik yang lebih luas. Implementasi kerja sama ini akan segera direalisasikan melalui program RRI Goes to School yang mencakup pelatihan jurnalistik dasar, manajemen konten digital, serta penyediaan ruang siar interaktif khusus bagi komunitas sekolah.
"RRI ingin menjadi panggung bagi anak-anak muda di daerah untuk menyuarakan kreativitas, potensi budaya, dan prestasi akademik mereka," ungkap Kepala LPP RRI Ende, Robinhod Simbolon. Kemitraan ini menegaskan fungsi RRI sebagai media publik yang tidak hanya bertindak sebagai penyebar informasi, melainkan agen edukasi aktif yang meruntuhkan batasan geografis demi membangun kapasitas SDM di wilayah marginal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....