Pangkas Rujukan, 6 Dokter Subspesialis Kupang Tangani Kasus Kronis di Ende
- 12 Jun 2026 22:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Enam dokter konsultan subspesialis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dikerahkan ke Kabupaten Ende guna memimpin pendampingan medis tingkat lanjut serta penanganan kasus-kasus klinis kompleks. Langkah intervensi medis ini diambil untuk memotong jalur rujukan pasien luar daerah yang selama ini terkendala geografis dan biaya, sekaligus mendongkrak kapasitas layanan kesehatan sekunder di daratan Flores.
Kehadiran tim Samaritan's Mission dari Medical Prayer Fellowship (MPF) ini berfokus pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) kronis dan deteksi dini kanker yang angka prevalensinya terus merangkak naik di tingkat regional. Urgensi penanganan klinis di atas level dokter spesialis ini menjadi krusial mengingat tingginya beban pembiayaan kesehatan jangka panjang yang harus ditanggung oleh keluarga pasien maupun APBD daerah.
"Kanker, diabetes, dan hipertensi merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Karena itu, deteksi dini dan edukasi menjadi sangat penting agar komplikasi dapat dicegah," tegas Ketua Teamwork Pelayanan Medis Gratis Samaritan's Mission, dr. Kevin Witmond Rebo. Dirinya menjelaskan bahwa kolaborasi di RSUD Ende ini dirancang sebagai wadah transfer pengetahuan teknis operasional bagi para tenaga medis lokal agar mampu mandiri pasca-program pendampingan selesai.
Akselerasi kapasitas layanan kesehatan domestik ini dimulai melalui sarasehan strategis di Kantor Bupati Ende guna menyelaraskan sistem deteksi dini di tingkat fasilitas kesehatan primer. Kehadiran para dokter konsultan ini sekaligus memangkas kesenjangan kualitas pelayanan medis antara kota provinsi dan wilayah kabupaten di Nusa Tenggara Timur.
Sinergi klinis lintas faskes ini diharapkan menjadi cetak biru bagi penguatan sistem rujukan kesehatan di wilayah kepulauan. Peningkatan mutu penanganan penyakit kritis di tingkat lokal merupakan syarat mutlak dalam mewujudkan pemerataan indeks kesehatan masyarakat akar rumput secara berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....