Mgr Maksimus Regus Tahbiskan 16 Diakon Baru di Seminari Ritapiret

  • 12 Jun 2026 17:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, menahbiskan 16 frater menjadi diakon baru dalam perayaan liturgi sakral di Aula Saint Peter’s Hall Seminari Tinggi Santo Petrus Interdiosesan Ritapiret, Desa Nita. Peristiwa iman yang dihadiri sekitar 2.000 umat ini menjadi momentum krusial bagi regenerasi pelayan altar sekaligus jawaban atas kebutuhan penguatan pelayanan pastoral Gereja Katolik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pentahbisan ini memutus sekat formalitas birokrasi gerejani melalui simbolisasi perarakan para calon diakon yang berjalan berdampingan dengan orang tua mereka sebagai bentuk restu kultural dan spiritual keluarga. Kehadiran Mgr. Maksimus Regus sebagai uskup pentahbis menegaskan sinergi lintas keuskupan di Flores dalam melahirkan agen pembaru yang siap diterjunkan ke tengah masyarakat akar rumput.

"Para diakon baru diharapkan mampu menjalankan tugas pelayanan dengan semangat pengabdian dan kedekatan kepada umat," tegas Mgr. Maksimus Regus saat memberikan yurisdiksi pelayanan pada sesi maklumat tahbisan. Penumpangan tangan dan penyerahan Kitab Suci ini secara teologis menandai transformasi peran para diakon yang tidak hanya berfokus pada altar, melainkan diutus menjadi pelopor kemanusiaan dan keadilan sosial bagi kaum marginal.

Langkah penguatan kapasitas klerus ini sekaligus menjadi pemantik bagi gereja lokal untuk lebih adaptif dalam merespons dinamika sosial-ekonomi umat pasca-pandemi dan di tengah arus digitalisasi. Keberadaan 16 tenaga pastoral baru ini diharapkan membawa dampak langsung pada peningkatan kualitas pendampingan komunitas basis di berbagai wilayah keuskupan.

Peristiwa iman berskala besar yang mendapat pengamanan ketat dari personel Polsek Nita ini berjalan dengan kondusif sebagai bukti sinergi harmonis antara institusi agama dan aparat keamanan. Keberhasilan ritus ini menjadi penegasan bahwa masa depan Gereja Katolik sangat bergantung pada kesiapan para pelayan barunya dalam meruntuhkan batasan eksklusivitas demi menyentuh realitas hidup umat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....