Desain Baru Pantai Ndao: Pemkab Ende Pacu Pembangunan Taman Hijau
- 12 Jun 2026 22:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Kabupaten Ende resmi memulai proyek transformasi kawasan pesisir Pantai Ndao menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis perlindungan ekologis. Langkah taktis ini diawali dengan aksi penanaman lebih dari 100 pohon pelindung guna menghentikan laju degradasi lahan pesisir sekaligus merespons tuntutan publik akan ketersediaan paru-paru kota yang representatif di tengah ancaman perubahan iklim global.
Gerakan penghijauan yang memanfaatkan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini mengombinasikan penanaman vegetasi tangguh seperti sukun, kelapa, dan flamboyan. Pemilihan jenis pohon ini tidak hanya berfungsi sebagai peneduh estetik, melainkan dirancang sebagai benteng alami untuk memperkuat struktur tanah pantai dari abrasi air laut yang kerap mengancam infrastruktur perkotaan Ende.
"Penanaman ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi menjadi langkah awal penataan kawasan Pantai Ndao agar lebih asri, hijau, dan tertata dengan baik," tegas Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda. Dirinya mengungkapkan bahwa masterplan jangka panjang kawasan ini akan diintegrasikan dengan pembangunan fasilitas publik ramah lingkungan, termasuk taman kota dan deretan lopo-lopo sebagai pusat interaksi sosial warga.
Akselerasi pembangunan RTH pesisir ini diproyeksikan mampu mendongkrak indeks kualitas lingkungan hidup perkotaan secara signifikan. Kendati demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa keberlanjutan ekosistem baru ini menuntut tanggung jawab kolektif masyarakat lokal untuk aktif menjaga vegetasi yang ada dari pengrusakan sepihak.
Transformasi Pantai Ndao menjadi ruang publik hijau ini menjadi bukti pergeseran arah kebijakan pembangunan daerah yang kini lebih sensitif terhadap isu ekologi. Penataan yang tertata dan bebas dari kesan kumuh diharapkan mampu menghidupkan sektor ekonomi kreatif baru bagi komunitas lokal di sekitar kawasan pantai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....