Rutan Bajawa Latih Warga Binaan Bertani dengan Polibag
- 12 Jun 2026 14:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bajawa terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan. Salah satu langkah yang dilakukan melalui pelaksanaan Program Penatani bersama Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bajawa.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung Kamis 11 Juni 2026 tersebut menjadi lanjutan dari pembinaan pertanian yang telah berjalan sebelumnya. Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung oleh warga binaan.
Berbeda dengan penyuluhan sebelumnya yang lebih banyak membahas teori, kegiatan kali ini menitikberatkan pada praktik budidaya. Peserta mendapatkan pemahaman lengkap mengenai teknik bercocok tanam menggunakan media polibag dari awal hingga panen.
Materi yang diberikan mencakup penyiapan media tanam, pemilihan benih, hingga perawatan tanaman secara berkelanjutan. Warga binaan juga dibekali pengetahuan mengenai teknik panen yang tepat untuk memperoleh hasil optimal.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Bajawa, Crist Isacc Arhi Rihi, mengatakan metode polibag sangat sesuai dengan kondisi rutan. Keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan bagi warga binaan untuk tetap belajar dan berproduksi.
Menurutnya, program tersebut dirancang agar warga binaan memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Kemampuan bertani secara mandiri diharapkan menjadi bekal produktif untuk mendukung kehidupan mereka di masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, warga binaan tampak aktif mengikuti materi dan berdiskusi dengan para penyuluh pertanian. Berbagai pertanyaan diajukan terkait kendala teknis yang sering dihadapi dalam proses budidaya tanaman.
Pihak Balai Penyuluhan Pertanian menekankan bahwa keberhasilan metode polibag bergantung pada ketelatenan perawatan tanaman. Penyiraman dan pemupukan yang dilakukan secara teratur menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman.
Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Bajawa, Yohana Ina Lestari, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian pendampingan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan agar warga binaan memahami seluruh siklus pertanian secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Ia mengatakan metode polibag memiliki banyak keunggulan karena dapat diterapkan pada lahan yang terbatas. Namun keberhasilan budidaya tetap memerlukan perhatian dan konsistensi dalam pemeliharaan tanaman setiap hari.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bajawa berkomitmen terus mendampingi pelaksanaan Program Penatani di lingkungan rutan. "Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus keterampilan warga binaan secara nyata," kata Yohana Ina Lestari.
Melalui kolaborasi antara Rutan Bajawa dan BPP Kecamatan Bajawa, program ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan. Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan tersebut juga membuka peluang lahirnya petani mandiri dari kalangan warga binaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....