Rumah Inggris Labuan Bajo Hadirkan Seminar Motivasi untuk Puluhan Pelajar

  • 12 Jun 2026 10:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Rumah Inggris Labuan Bajo bersama Rumah Tenun Baku Peduli menggelar seminar edukatif yang menghadirkan akademisi Universitas Indonesia, untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada puluhan pelajar dari jenjang SD hingga SMA di Watu Langkas, Labuan Bajo.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Tenun Baku Peduli, Kamis 11 Juni 2026 tersebut menghadirkan dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, Ardhanareswari A. Handoko Putri, sebagai narasumber utama.

Ia menyampaikan pentingnya kemampuan bahasa Inggris di era global, terutama di daerah destinasi wisata seperti Labuan Bajo. Ia juga mendorong peserta untuk berani berbicara dan tidak takut gagal dalam proses belajar.

“Saya melihat anak-anak di sini luar biasa karena berani bertanya. Menurut saya, yang paling penting bukan hanya bisa bahasa Inggris secara pasif, tetapi juga aktif berbicara dan menyampaikan ide,” ujarnya kepada RRI.

Sementara itu, Founder Rumah Inggris Labuan Bajo, Putri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas yang bertujuan membentuk karakter dan keberanian anak dalam meraih mimpi.

“Tujuan kami adalah bagaimana anak-anak punya pengalaman, berani bermimpi, dan memahami bahwa setiap proses itu penting dalam perjalanan mereka,” katanya.

Dari sisi peserta, mahasiswa Universitas Terbuka jurusan pariwisata, Tasya Akbar, mengaku mendapatkan motivasi besar dari kegiatan tersebut, terutama dari kisah perjuangan narasumber utama.

“Saya jadi lebih termotivasi untuk tidak mudah menyerah. Ternyata kegagalan itu bagian dari proses menuju keberhasilan,” ungkapnya.

Selain itu, perwakilan Sun Spirit for Justice and Peace, Elisa Lehot, menjelaskan bahwa Rumah Tenun Baku Peduli tidak hanya berfokus pada ekonomi kreatif, tetapi juga menyediakan ruang belajar bahasa Inggris gratis bagi anak-anak di sekitar Watu Langkas.

“Dengan menyediakan kelas bahasa Inggris, kami ingin berkontribusi bagi anak-anak di sekitar agar mereka juga punya kesempatan belajar dan berkembang,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong generasi muda Labuan Bajo untuk tidak hanya menguasai bahasa asing, tetapi juga memiliki keberanian, karakter, dan visi masa depan yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....