Puluhan Dokter Spesialis dan Tenaga Kesehatan Gelar Bakti Medis di Moni

  • 11 Jun 2026 21:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sebanyak 87 tenaga medis dan paramedis yang tergabung dalam Medical Prayer Fellowship (MPF) RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang akan menggelar pelayanan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di Paroki Hati Tersuci Santa Perawan Maria Moni, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, pada 12–15 Juni 2026.

Kegiatan bertajuk Samaritan's Mission tersebut menghadirkan dokter konsultan, subspesialis, spesialis, dokter umum, serta berbagai tenaga kesehatan dari sejumlah bidang keahlian. Pelayanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang lebih mudah, terutama untuk layanan spesialis.

Ketua Medical Prayer Fellowship, dr. Heri Sutrisno Prijopranoto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian tenaga kesehatan Kristen dan Katolik untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pedesaan.

"Pelayanan medis yang disiapkan mencakup pemeriksaan dan konsultasi penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, kesehatan mata, THT, saraf, kebidanan dan kandungan, bedah anak, fisioterapi, terapi wicara, pemeriksaan laboratorium, pelayanan biopsi dan FNAB, hingga pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak sekolah," ujarnya kepada RRI, Kamis (11/6/2026).

Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga akan memperoleh edukasi mengenai penyakit tidak menular dan penyakit menular. Tim MPF turut menyelenggarakan sarasehan deteksi dini kanker serta tata laksana diabetes melitus dan hipertensi di Aula Bupati Ende pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan sarasehan tersebut ditujukan bagi tenaga kesehatan, kader posyandu, perangkat desa, organisasi masyarakat, serta pemerintah daerah guna memperkuat upaya deteksi dini kanker di Kabupaten Ende.

Tidak hanya itu, panitia juga akan membagikan 300 paket bantuan higienis bagi anak-anak serta menggelar bazar murah berupa pakaian layak pakai. Hasil penjualan bazar akan disalurkan untuk mendukung pelayanan gereja setempat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Samaritan's Mission juga melakukan penelitian mengenai faktor risiko kanker serviks, kanker payudara, kanker paru, serta prevalensi anemia pada balita di Desa Kaonara. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar penyusunan program kesehatan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, MPF RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang berharap masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan spesialis yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini penyakit guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....