WBP Rutan Larantuka Dilatih Membuat Polibag Ramah Lingkungan

  • 10 Jun 2026 15:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Larantuka menerima kunjungan Penyuluh Pertanian Lapangan untuk memberikan pelatihan pembuatan polibag ramah lingkungan, Selasa 10 Juni 2026. Kegiatan pembinaan tersebut ditujukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian produktif berkelanjutan.

Pelatihan berlangsung di lingkungan Rutan Larantuka dengan melibatkan sejumlah warga binaan yang mengikuti praktik secara langsung. Penyuluh Pertanian Lapangan memberikan pendampingan mulai dari pemilihan bahan hingga proses pembentukan polibag berbahan daun pisang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan daun pisang sebagai wadah pembibitan tanaman yang mudah dibuat. Selain murah dan efisien, bahan alami tersebut dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan wadah berbahan plastik.

Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan yang disampaikan oleh penyuluh pertanian secara langsung. Mereka juga diberikan kesempatan mempraktikkan teknik pembuatan polibag untuk memperkuat pemahaman terhadap materi pelatihan tersebut.

Program ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan guna membekali warga binaan dengan keterampilan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian maupun usaha produktif setelah menjalani masa pembinaan.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Larantuka, Agusto Lanus, bersama petugas pembinaan lainnya. Kehadiran petugas bertujuan memastikan seluruh rangkaian pelatihan berjalan lancar serta memberikan manfaat maksimal bagi peserta.

Agusto mengatakan pelatihan tersebut memberikan nilai tambah karena menggabungkan aspek keterampilan dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, pemanfaatan bahan alami yang tersedia di sekitar menjadi langkah sederhana menjaga kelestarian lingkungan.

"Saya menilai keterampilan praktis seperti pembuatan polibag dapat membuka peluang usaha bagi warga binaan setelah bebas. Karena itu, program pembinaan berbasis keterampilan akan terus didorong sebagai bagian dari proses pemberdayaan berkelanjutan." katanya.

Melalui sinergi antara Rutan Larantuka dan Penyuluh Pertanian Lapangan, program pembinaan diharapkan semakin berkembang ke depan. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi kembali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....