Disperindag Ende Tingkatkan Pengawasan Menyusul Kenaikan Harga Bawang Putih

  • 10 Jun 2026 15:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ende akan meningkatkan pengawasan distribusi bahan pokok menyusul laporan kenaikan harga bawang putih di Pasar Mbongawani. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan di tingkat pedagang maupun masyarakat.

Kepala Disperindag Kabupaten Ende, Mohamad Syahrir, mengatakan pihaknya menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat secara positif. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pengecekan langsung di lapangan.

Menurut Syahrir, pemerintah memiliki empat fokus utama dalam pengendalian harga dan distribusi barang, yakni menjaga ketersediaan, keterjangkauan, kestabilan harga, serta membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh pihak terkait. Keempat aspek tersebut menjadi dasar dalam pelaksanaan pengawasan pasar.

"Ada empat langkah strategis yang kami jalankan, yaitu menjaga ketersediaan, keterjangkauan, kestabilan harga, dan komunikasi yang efektif. Dari situ dilakukan berbagai langkah konkret di lapangan," ujarnya saat diwawancarai RRI pada Selasa 5 Juni 2026.

Ia menjelaskan sejumlah upaya yang dilakukan antara lain melalui pelaksanaan pasar murah, optimalisasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), koordinasi bersama Satgas Pangan, serta pengawasan terhadap distribusi komoditas kebutuhan pokok. Langkah tersebut terus dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga di pasar.

Disperindag juga membuka ruang bagi masyarakat maupun pedagang untuk menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam distribusi barang. Informasi yang disertai data dan identitas yang jelas akan memudahkan proses verifikasi di lapangan.

"Kalau ada informasi yang disampaikan kepada kami dan sudah jelas alamat maupun identitasnya, kami akan langsung turun melakukan pengecekan di lapangan. Dengan begitu persoalan yang muncul bisa segera diketahui dan ditangani lebih awal," kata Syahrir.

Sebelumnya, sejumlah pedagang di Pasar Mbongawani melaporkan kenaikan harga bawang putih dari sekitar Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir. Sebagian pedagang menduga berkurangnya pasokan di pasar berkaitan dengan praktik penimbunan oleh oknum tertentu, namun hal tersebut masih menunggu hasil pemantauan dan verifikasi dari instansi terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....