House of Indonesiana Hadir Perkuat Kreativitas Pemuda Sikka

  • 10 Jun 2026 09:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Kabupaten Sikka kini memiliki pusat kreativitas dan kolaborasi budaya bagi generasi muda melalui kehadiran House of Indonesiana (HOI). Ruang kreatif ini dirancang untuk mendorong kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus mendukung pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata berbasis budaya.

HOI merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea Selatan. Program tersebut bertujuan memperkuat kapasitas talenta kreatif Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

Melalui berbagai pelatihan intensif, peserta dibekali keterampilan di bidang animasi, film dokumenter, dan konten digital. Program ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan yang menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan kemajuan industri kreatif digital Korea Selatan.

Kehadiran HOI di Kabupaten Sikka ditandai dengan peluncuran Training Center House of Indonesiana Kementerian Pariwisata dan Korea Creative Content Agency (KOCCA). Peresmian dilakukan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, pada Senin 8 Juni 2026 malam di Ruang Egon Lantai 3 Kantor Bupati Sikka.

Peluncuran yang berlangsung secara daring melalui Zoom itu turut dihadiri sejumlah pejabat kementerian, perwakilan KOCCA, DPRD Sikka, serta peserta pelatihan. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya di Kabupaten Sikka.

Dalam sambutannya, Bupati Juventus menyebut peluncuran HOI bukan sekadar peresmian sebuah program. Menurutnya, kehadiran ruang kreatif tersebut menjadi langkah untuk menguatkan kebudayaan sekaligus membuka peluang masa depan bagi generasi muda daerah.

Ia menegaskan kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai warisan masa lalu, tetapi juga menjadi identitas, kekuatan sosial, dan sumber ekonomi masyarakat. Karena itu, budaya perlu terus dirawat dan dikembangkan agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Juventus berharap HOI menjadi rumah bersama bagi lahirnya gagasan, karya, tradisi, dan inovasi masyarakat Sikka. Ia menilai perpaduan antara budaya dan teknologi dapat melahirkan produk kreatif yang bernilai ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Sikka juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia dan Republik Korea yang menjadikan Sikka sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut. Dari enam daerah pelaksana HOI di Indonesia, Sikka menjadi wilayah terbaru yang bergabung pada tahun 2026.

Program HOI mengembangkan empat bidang pelatihan utama, yakni animasi, film dokumenter, konten mobile, serta konten edukasi seni dan budaya. Untuk Kabupaten Sikka, seluruh aktivitas dan pelatihan House of Indonesiana dipusatkan di Lantai 3 Kantor Bupati Sikka sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda kreatif daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....