Lapas Ende Tingkatkan Kompetensi Petugas Dapur lewat Pelatihan

  • 09 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende kembali memperkuat kualitas pelayanan bagi warga binaan melalui pelatihan penjamah makanan dan tata boga. Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan SMK Katolik Muktyaca Ende di Aula Kelimutu Lapas, Selasa 9 Juni 2026.

Pelatihan ini diikuti seluruh petugas dapur yang bertugas mengelola kebutuhan makanan harian bagi warga binaan pemasyarakatan. Program tersebut menjadi bagian strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia pada sektor pelayanan makanan di lapas.

Materi pelatihan disampaikan instruktur berpengalaman dari Program Keahlian Tata Boga SMK Katolik Muktyaca Ende kepada seluruh peserta. Fokus pembelajaran mencakup sanitasi, higiene, keamanan pangan, teknik pengolahan, serta penyajian makanan sesuai standar kesehatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ende, Rommy Waskita Pambudi, mengatakan dapur memiliki peran penting dalam penyelenggaraan layanan pemasyarakatan. Menurutnya, kualitas makanan yang diterima warga binaan harus didukung kompetensi petugas yang memadai dan profesional.

Pelayanan makanan tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga binaan dalam lapas. Makanan yang disajikan harus diolah secara higienis, aman, bergizi, dan memenuhi ketentuan kesehatan yang berlaku." ungkapnya.

Karena itu, pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petugas dalam pengelolaan makanan sehari-hari. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan dapur sekaligus menjaga kesehatan seluruh warga binaan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai penyimpanan bahan pangan yang benar dan aman. Instruktur juga memberikan pemahaman tentang pengelolaan peralatan dapur guna mencegah risiko kontaminasi selama pengolahan.

Selain teori, peserta memperoleh kesempatan melakukan praktik langsung sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Metode tersebut memungkinkan petugas memahami penerapan standar keamanan pangan dalam situasi kerja yang sebenarnya.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan keterlibatan aktif peserta pada setiap sesi pembelajaran yang diberikan instruktur. Berbagai pertanyaan dan pengalaman lapangan turut mewarnai diskusi selama kegiatan berlangsung sepanjang pelatihan tersebut.

Interaksi antara peserta dan instruktur menjadi sarana bertukar pengetahuan mengenai pengelolaan makanan yang lebih baik. Melalui diskusi tersebut, petugas memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kerja sama antara Lapas Ende dan SMK Katolik Muktyaca Ende menunjukkan sinergi positif lintas lembaga daerah. Kolaborasi tersebut menghadirkan kesempatan penerapan ilmu tata boga secara langsung dalam lingkungan pemasyarakatan modern.

Pihak lapas berharap hasil pelatihan mampu meningkatkan mutu penyelenggaraan makanan bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan. Kualitas makanan yang lebih baik dinilai berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan selama menjalani pembinaan.

Program peningkatan kompetensi ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Penguatan kemampuan petugas diyakini mendukung terwujudnya pemasyarakatan profesional, humanis, serta berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Ende berkomitmen melanjutkan berbagai program pengembangan kapasitas bagi seluruh petugasnya. Langkah tersebut diharapkan mendorong terciptanya layanan pemasyarakatan yang maju, adaptif, dan berdampak positif berkelanjutan.







google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....