Revitalisasi Rumah Gendang Manggarai Berjalan, Empat Unit Sedang Dibangun

  • 10 Jun 2026 16:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai melanjutkan Program Revitalisasi Rumah Gendang pada 2026 dengan membangun empat unit rumah adat di sejumlah kecamatan. Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan rata-rata telah mencapai sekitar 40 persen dan berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Empat Rumah Gendang yang sedang dibangun tersebut meliputi Rumah Gendang Lait di Kecamatan Ruteng, Rumah Gendang Lidang di Kecamatan Wae Ri'i, Rumah Gendang Barang di Kecamatan Cibal, dan Rumah Gendang Paka di Kecamatan Satarmese Utara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Aloysius Jebarut, mengatakan program revitalisasi tahun ini semula direncanakan mencakup lima unit Rumah Gendang. Namun, satu lokasi, yakni Rumah Gendang Rampasasa, belum dapat direalisasikan karena berbagai pertimbangan dari masyarakat setempat.

"Satu yang tidak dilaksanakan yaitu Rumah Gendang di Rampasasa. Mereka menyampaikan alasan masih banyak kegiatan adat sehingga belum memiliki waktu yang cukup untuk pelaksanaan pembangunan. Selain itu, kemungkinan juga karena mempertimbangkan kesiapan swadaya masyarakat yang menjadi bagian dari program ini," ujarnya saat ditemui RRI, Senin, 8 Juni 2026.

Aloysius menjelaskan, pembangunan Rumah Gendang tidak menggunakan sistem terima kunci sepenuhnya, melainkan membutuhkan partisipasi dan dukungan swadaya dari masyarakat adat setempat.

Menurutnya, dari empat unit yang sedang dikerjakan, Rumah Gendang Lait di Kecamatan Ruteng menunjukkan progres paling baik. Saat ini pembangunan rumah adat tersebut telah memasuki proses pencairan dana tahap kedua.

"Yang progresnya paling baik dan sudah masuk proses pencairan tahap II adalah Rumah Gendang Lait," katanya.

Secara umum, ia memastikan seluruh proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti di lapangan. Pemerintah daerah optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Aloysius menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program revitalisasi rumah adat tetap tinggi. Meskipun jumlah rumah yang dibangun tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, banyak kampung adat masih berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, sejumlah masyarakat adat bahkan telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi melalui swadaya guna mendukung keberlanjutan program pelestarian budaya tersebut.

Program Revitalisasi Rumah Gendang merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menjaga warisan budaya, memperkuat identitas masyarakat adat, serta memastikan keberlangsungan nilai-nilai budaya Manggarai bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....