Sebanyak 7 Putra-Putri NTT Lolos Seleksi Pusat Akpol 2026

  • 08 Jun 2026 14:10 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang - Komitmen Polri mewujudkan rekrutmen yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan melalui seleksi Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Penegasan tersebut disampaikan setelah Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas seluruh Indonesia.

Arahan itu disampaikan Irjen Pol Anwar melalui pertemuan virtual pada Minggu, 7 Juni 2026. Seluruh jajaran diminta menjaga integritas pelaksanaan seleksi serta menutup peluang terjadinya berbagai bentuk penyimpangan selama proses berlangsung.

Di Nusa Tenggara Timur, arahan tersebut segera ditindaklanjuti Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama jajaran panitia daerah. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan seluruh proses seleksi berlangsung ketat dan terbuka. Menurutnya, setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan kemampuan dan hasil tes masing-masing.

Ia menegaskan tidak tersedia ruang bagi praktik percaloan maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Seluruh peserta dinilai melalui mekanisme seleksi profesional yang mengedepankan objektivitas dan akuntabilitas pada setiap tahapan.

Hasil seleksi menunjukkan tujuh peserta terbaik asal Nusa Tenggara Timur berhasil melangkah ke tingkat pusat. Mereka terdiri atas enam peserta putra dan seorang peserta putri yang lolos melalui persaingan kompetitif.

Keberhasilan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat NTT yang terus mendukung generasi muda berprestasi. Capaian itu sekaligus membuktikan putra-putri daerah mampu bersaing melalui proses seleksi yang berlangsung transparan.

Data nasional memperlihatkan persaingan seleksi Akpol tahun ini berlangsung cukup ketat dan kompetitif. Sebanyak 2.959 peserta mengikuti tahapan seleksi yang digelar serentak pada berbagai daerah di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 peserta dinyatakan lulus terpilih menuju tahapan berikutnya. Mereka terdiri atas 468 peserta pria dan 45 peserta wanita dari berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, sebanyak 2.446 peserta lainnya belum berhasil melanjutkan proses seleksi tahun ini. Hasil tersebut diumumkan setelah pelaksanaan sidang kelulusan menuju Pemeriksaan Kesehatan atau Rikkes Tahap Dua.

Menurut Kabidhumas, As SDM Kapolri menegaskan penerimaan Akpol 2026 hanya menggunakan jalur reguler nasional. Tidak terdapat kuota khusus maupun jalur tambahan sehingga seluruh peserta bersaing pada kesempatan yang sama.

Polda NTT juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah munculnya praktik percaloan. Langkah tersebut dilakukan melalui publikasi terbuka mengenai seluruh tahapan seleksi kepada masyarakat luas.

Selain pengawasan internal, proses seleksi turut melibatkan pengawas eksternal untuk menjaga kredibilitas pelaksanaan. Keterlibatan berbagai unsur pengawasan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap rekrutmen Polri.

Kabidhumas kembali mengingatkan masyarakat bahwa seluruh proses penerimaan Taruna dan Taruni Akpol tidak dipungut biaya. Ia menegaskan keberhasilan peserta hanya ditentukan prestasi, kemampuan, serta kerja keras selama mengikuti seleksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....