Labfor Polda Bali Selidiki Kebakaran di MIS Al-Ghuraba Bajawa

  • 07 Jun 2026 12:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menghanguskan rumah milik AIPDA Ramsi Abbas, sejumlah ruang kelas MIS Al-Ghuraba Bajawa, dan Gedung Kantor Golkar di Jalan Yos Soedarso, Kelurahan Trikora, Kecamatan Bajawa. Kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP kebakaran digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Pemeriksaan dilakukan bersama Polres Ngada sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA setelah tim yang dipimpin AKBP Anang Kusnadi tiba di lokasi kejadian.

Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino mengatakan kehadiran Tim Labfor merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengungkap penyebab kebakaran secara profesional, objektif, dan berbasis metode ilmiah.

"Polri berkomitmen mengungkap penyebab kebakaran ini secara objektif dan ilmiah. Untuk itu kami menghadirkan Tim Labfor agar setiap temuan dapat dianalisis secara profesional sehingga hasil penyelidikan nantinya dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Dalam proses olah TKP, tim melakukan dokumentasi menyeluruh melalui pemotretan dan perekaman video, memeriksa pola arang dan sisa pembakaran untuk menentukan titik awal api, serta mengumpulkan sejumlah sampel yang akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium.

Sampel yang diamankan meliputi abu, sisa kabel, dan material lain yang diduga berkaitan dengan sumber kebakaran. Tim juga memeriksa kondisi instalasi listrik menggunakan peralatan khusus untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan teknis.

Berdasarkan keterangan awal Tim Labfor, dugaan sementara titik awal kebakaran berada di salah satu ruang kelas MIS Al-Ghuraba Bajawa. Namun, penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang telah dikumpulkan.

Hasil analisis nantinya akan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Laboratorium Forensik dan menjadi dasar penting dalam proses penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Ngada.

Polres Ngada mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran dan menunggu hasil resmi pemeriksaan Laboratorium Forensik yang saat ini masih dalam tahap pendalaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....