Pertanian Modern Jadi Arah Pengembangan Sektor Tani Lembata

  • 06 Jun 2026 15:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata mendorong Pemanfaatan teknologi pertanian modern saat berkunjung ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nubatukan, Jumat 5 Juni 2026. Bupati Kanisius Tuaq menilai langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian di daerah.

Kunjungan itu diikuti para penyuluh pertanian, peternakan, perikanan, serta pendamping program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pertemuan dimanfaatkan sebagai ruang diskusi mengenai berbagai tantangan yang masih dihadapi petani di lapangan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian untuk mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual. Penggunaan drone penyemprot dan berbagai peralatan mekanisasi dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi usaha tani.

"Metode pascapanen yang masih dilakukan secara manual harus mulai ditinggalkan. Kita harus bergerak menuju efisiensi agar produktivitas pertanian terus meningkat," ujar Bupati Kanisius Tuaq.

Selain pemanfaatan teknologi, rehabilitasi petak sawah juga menjadi perhatian agar penerapan mekanisasi pertanian dapat berjalan lebih optimal. Infrastruktur pertanian yang memadai dinilai penting untuk mendukung peningkatan hasil produksi.

Bupati juga mengapresiasi keberhasilan uji coba penanaman jagung dua kali dalam satu musim pada lahan seluas 10 hektare di Paobokol. Program tersebut dijadwalkan memasuki masa panen pada 20 Juni mendatang dan diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan pertanian di wilayah lain.

Untuk mendukung peningkatan produksi, Pemkab Lembata telah menyiapkan sejumlah peralatan pendukung berupa sensor lahan dan alat semprot bermesin yang saat ini masih dalam proses pengiriman. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....