INTI Ende Perluas Akses Pendidikan dan Harmoni Sosial

  • 06 Jun 2026 15:36 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • INTI Ende mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak tanpa diskriminasi.
  • Kemampuan bahasa Inggris dinilai menjadi kunci utama untuk mengakses peluang pendidikan internasional.
  • INTI membuka akses beasiswa luar negeri dengan berbagai fasilitas pendukung bagi siswa berprestasi.
  • Organisasi hadir sebagai wadah inklusif yang merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan etnis dan agama.
  • Generasi muda didorong menjadi kreator yang produktif serta memanfaatkan media sosial secara positif untuk membangun masa depan daerah.

RRI.CO.ID, Ende - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Ende berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi generasi muda sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Ende. Komitmen tersebut mengemuka dalam program Komunitas Bicara RRI Ende bertajuk “Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman: Peran INTI Ende Membangun Harmoni Sosial dan Pendidikan untuk Semua”, Jumat, 5 Juni 2026.

Ketua INTI Ende, Robby Tjie Putra, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dapat diakses seluruh anak tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang ekonomi keluarga. Karena itu, organisasi yang dipimpinnya terus membuka peluang bagi pelajar berprestasi untuk memperoleh pendidikan hingga tingkat internasional.

Salah satu program yang sedang didorong adalah akses beasiswa ke luar negeri, khususnya ke Tiongkok, dengan berbagai fasilitas yang ditanggung oleh penyelenggara pendidikan. Selain biaya pendidikan dan asrama, penerima beasiswa juga memperoleh uang saku serta peluang pengembangan karier bagi siswa yang menunjukkan prestasi akademik.

Seksi Pendidikan INTI Ende, Kristiana Karolina, menjelaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi tantangan utama yang harus dipersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam seleksi pendidikan internasional. Untuk itu, INTI mendorong orang tua dan sekolah memberikan dukungan melalui kursus maupun penguatan keterampilan bahasa asing sejak dini.

Sementara itu, Sekretaris INTI Ende, Paulus Krist Ngga’a, menegaskan bahwa organisasi tersebut hadir sebagai wadah inklusif yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan sosial, olahraga, pendidikan, dan kolaborasi lintas komunitas, INTI berupaya membangun ruang kebersamaan yang menjembatani perbedaan etnis, budaya, dan agama di Ende.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I INTI Ende, Bruder Kristianus Riberu, mengajak generasi muda memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif untuk mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, penguatan karakter, literasi digital, serta penguasaan bahasa asing menjadi modal penting bagi generasi muda untuk meraih peluang global sekaligus berkontribusi dalam membangun daerah secara harmonis dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....