Polres Mabar Siap Gelar Operasi Patuh Turangga 2026 dengan Pendekatan Humanis
- 06 Jun 2026 19:07 WIB
- Ende
RRO.CO.ID, Manggarai Barat - Polres Manggarai Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Turangga 2026 di Aula Kemala Mapolres Manggarai Barat, Jumat 5 Juni 2026, sebagai bentuk kesiapan menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Turangga yang akan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Martinus Pake, didampingi Kabag Ops, Kompol I Wayan Merta dan Kasat Lantas, AKP I Made Supartha Purnama. Latihan diikuti para perwira serta personel yang terlibat dalam operasi.
Kabag Ops Polres Manggarai Barat, Kompol I Wayan Merta, mengatakan Operasi Patuh Turangga 2026 merupakan operasi kepolisian kewilayahan terpusat yang dilaksanakan serentak di wilayah Polda NTT. Operasi ini mengedepankan kegiatan edukatif, preventif, serta penegakan hukum yang humanis guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Tujuan utama kita adalah meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap Polantas. Saya minta seluruh personel menghindari tindakan kontraproduktif di lapangan. Tidak boleh ada arogansi maupun praktik pungli. Layani masyarakat dengan prinsip 3S, yaitu Senyum, Sapa, dan Salam,” ujar Kompol Wayan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama menjelaskan bahwa karena sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) belum tersedia di wilayah Manggarai Barat, pihaknya akan mengedepankan teguran simpatik dalam pelaksanaan operasi.
“Mengingat belum adanya ETLE di Manggarai Barat, kami memformulasikan tindakan di lapangan dengan porsi 60 persen teguran simpatik yang bersifat humanis. Tilang manual tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Dirinya menyebutkan sasaran operasi meliputi pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm standar SNI, melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta penggunaan pelat nomor palsu.
Selain itu, AKP Parta juga menegaskan setiap kendaraan yang disita selama operasi wajib diangkut menggunakan truk logistik untuk menjaga transparansi dan menghindari prasangka negatif dari masyarakat terhadap petugas.
Berdasarkan data Operasi Patuh Turangga 2025, Polres Manggarai Barat mencatat 176 pelanggaran lalu lintas yang terdiri dari 31 tilang dan 145 teguran, serta dua kejadian kecelakaan lalu lintas. Pada operasi tahun ini, Satlantas menargetkan penurunan angka kecelakaan hingga mencapai zero accident.
Menutup kegiatan, Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Martinus Pake menginstruksikan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Selesaikan setiap dinamika dan potensi kendala di lapangan secara humanis, persuasif, dan bijaksana. Tunjukkan bahwa kehadiran Polri untuk melindungi, mengayomi, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Operasi Patuh Turangga 2026 di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, akan melibatkan 35 personel dan diawali dengan apel gelar pasukan pada 8 Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....