Manggarai Timur Sambut Tiga Relawan Guru Muda Pijar 2026
- 06 Jun 2026 15:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kabupaten Manggarai Timur menjadi lokasi pelaksanaan Program Guru Muda Pijar yang diinisiasi CT ARSA Foundation sepanjang tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat pada wilayah terpencil melalui penempatan relawan.
Kehadiran relawan diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak daerah penugasan. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat budaya literasi dan pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menyambut kedatangan tim CT ARSA Foundation bersama tiga Guru Muda Pijar. Penyambutan berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur pada Rabu 3 Juni 2026.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyampaikan apresiasi atas komitmen CT ARSA Foundation mendukung pendidikan di daerah terpencil. Menurutnya, program tersebut menghadirkan perhatian, semangat, dan harapan bagi generasi muda di Manggarai Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Agas mengucapkan selamat datang kepada seluruh relawan yang akan mengabdi selama setahun. Ia menilai kehadiran Guru Muda Pijar menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat.
Bupati juga berpesan agar para relawan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab sosial. Selain itu, mereka diminta beradaptasi dengan lingkungan serta membangun kolaborasi bersama masyarakat dan tenaga pendidik.
Menurutnya, relawan diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak sekaligus memperkuat budaya literasi pada lingkungan sekolah. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan taman baca dan berbagai kegiatan pendidikan masyarakat.
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada CT ARSA Foundation serta berbagai pihak yang mendukung program tersebut. Dukungan tersebut dinilai penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Bupati Agas berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga mitra dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi contoh sinergi dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.
Sebagai simbol dimulainya masa pengabdian, Bupati Agas melakukan penyematan seragam kepada perwakilan relawan. Prosesi tersebut menandai penerimaan resmi para Guru Muda Pijar untuk bertugas di Manggarai Timur.
Tiga relawan yang diterima akan menjalankan tugas selama satu tahun pada sekolah yang telah ditetapkan. Mereka ditempatkan di SDN Watuderu, SDI Lewurla, dan SDI Liang Dalo sesuai kebutuhan program.
Melalui penugasan tersebut, para relawan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan setempat. Kehadiran mereka juga diharapkan memperkuat motivasi belajar anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....