Polsek Wolowaru Edukasi Siswa SD Inpres Wolowaru 5 Cegah Bullying

  • 04 Jun 2026 15:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Polsek Wolowaru menggelar sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan berbasis sekolah di SD Inpres Wolowaru 5, Kamis 4 Juni 2026 pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Bokasape, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, sebagai bagian penguatan perlindungan anak sejak dini.

Sosialisasi dimulai pukul 09.00 Wita dan melibatkan unsur sekolah, komite, serta puluhan peserta didik berbagai tingkatan. Sebanyak 80 siswa kelas satu hingga kelas lima mengikuti kegiatan dengan antusias bersama para guru.

Kepala Sekolah, Hasnah Wati dan Ketua Komite Suleman Logho turut hadir mendampingi seluruh rangkaian kegiatan edukatif tersebut. Kehadiran pihak sekolah menunjukkan komitmen bersama membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas perundungan.

Materi sosialisasi disampaikan Unit Binmas Polsek Wolowaru yang mewakili Kapolsek Wolowaru dalam kegiatan pembinaan kepada pelajar. Penyampaian dilakukan secara interaktif agar pesan pencegahan bullying mudah dipahami seluruh peserta yang hadir.

PS Kanit Binmas, Aipda Yan N. Bonbalan menegaskan sekolah harus menjadi ruang aman bagi setiap anak. Menurutnya, lingkungan pendidikan perlu terbebas dari intimidasi agar perkembangan karakter dan kepercayaan diri siswa terjaga.

Dalam penyampaiannya, siswa diajak memahami pentingnya saling menghormati serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. "Mereka juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan merendahkan, mengejek, maupun mengucilkan teman di sekolah." ujar Aipda Yan N. Bonbalan.

Selain membahas pencegahan bullying, kegiatan tersebut menekankan pentingnya membangun solidaritas tanpa memandang latar belakang berbeda. Nilai toleransi diperkenalkan sebagai fondasi menciptakan suasana belajar yang harmonis dan mendukung perkembangan peserta didik.

Petugas juga mengajak siswa menanamkan disiplin serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sejak usia sekolah dasar. Pembentukan karakter dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya perilaku kekerasan di lingkungan pendidikan.

Aspek kesadaran hukum turut diperkenalkan melalui penjelasan sederhana mengenai pentingnya mematuhi aturan sekolah dan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan membantu siswa memahami konsekuensi perilaku yang dapat merugikan diri maupun orang lain.

Kepala Sekolah Hasnah Wati menyampaikan apresiasi atas kepedulian kepolisian terhadap pembinaan moral generasi muda di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian memberikan pengalaman positif sekaligus menumbuhkan rasa aman bagi peserta didik.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 Wita dalam suasana tertib, ceria, dan penuh keakraban antara peserta. Melalui sosialisasi tersebut, angka kekerasan anak di sekolah diharapkan dapat ditekan sejak usia dini.








google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....