Pergub Belajar Rumah Dorong Budaya Literasi NTT
- 04 Jun 2026 16:32 WIB
- Ende
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mewajibkan siswa belajar di rumah selama 90 menit setiap hari melalui Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2026.
- Pengamat pendidikan NTT, Linus Lusi, mengatakan kebijakan tersebut lahir dari kegelisahan terhadap berbagai persoalan pendidikan yang masih dihadapi daerah.
- Meski demikian, implementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat.
RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mewajibkan siswa belajar di rumah selama 90 menit setiap hari melalui Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2026. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengatasi rendahnya literasi, numerasi, dan penguatan karakter peserta didik.
Pengamat pendidikan NTT, Linus Lusi, mengatakan kebijakan tersebut lahir dari kegelisahan terhadap berbagai persoalan pendidikan yang masih dihadapi daerah. Menurutnya, pembiasaan belajar di rumah dapat menjadi fondasi pembentukan budaya belajar yang berkelanjutan.
"Saya memberi apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Provinsi NTT. Ini didasari kegelisahan terhadap lemahnya literasi, numerasi, dan memudarnya karakter siswa di berbagai jenjang pendidikan," katanya dalam wawancara bersama Pro 1 RRI Ende, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menilai program tersebut bukan kebijakan yang muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, Dinas Pendidikan NTT telah menjalankan berbagai gerakan literasi yang kini diperkuat melalui regulasi yang lebih sistematis dan melibatkan masyarakat.
Menurut Linus, tujuan utama kebijakan ini adalah membangun budaya unggul sejak dini agar siswa memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global. "Jangka pendeknya membentuk budaya belajar yang kuat. Jangka panjangnya menyiapkan generasi NTT menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Meski demikian, implementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat. Pendekatan di wilayah perkotaan dan pedesaan tidak dapat disamakan karena latar belakang keluarga dan kemampuan pendampingan orang tua berbeda-beda.
Kebijakan belajar di rumah selama 90 menit diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....