Tangis Bahagia Warnai Kelulusan SMPK Yapenthom Satu Maumere

  • 03 Jun 2026 09:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Suasana haru menyelimuti pengumuman kelulusan siswa Kelas IX SMPK Yapenthom 1 Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa 2 Juni 2026. Sebanyak 65 siswa dinyatakan lulus dan merayakan momen tersebut dengan tangis bahagia bersama orang tua serta wali murid.

Raut tegang sempat terlihat saat para siswa menerima amplop kelulusan di Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere. Keraguan muncul karena dalam Surat Keputusan Kepala SMPK Yapenthom 1 Maumere tercantum satu peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus.

Berdasarkan SK Nomor YPT-1.422.7/439/ASAJ/VI/2026 tertanggal 2 Juni 2026, dari 66 peserta ujian terdapat 65 siswa lulus dan satu siswa tidak lulus. Persentase kelulusan tercatat mencapai 98,48 persen.

Namun suasana berubah menjadi sorak kegembiraan setelah para siswa membuka amplop masing-masing. Seluruh siswa yang hadir menerima kabar kelulusan dan saling berpelukan merayakan keberhasilan mereka.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa satu peserta yang tidak lulus merupakan siswa yang telah mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sekolah sebenarnya telah menyediakan kesempatan mengikuti ujian susulan, namun siswa tersebut tidak dapat hadir.

Prosesi pengumuman kelulusan Angkatan ke-74 berlangsung semarak dengan berbagai tradisi akademik yang menjadi ciri khas SMPK Yapenthom 1 Maumere. Tema “SMPK Yapenthom 1 Buka Jalan untuk Meraih Masa Depan” menjadi semangat yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Di dalam aula, terpampang foto besar mendiang Raja Don Thomas yang merupakan pendiri Yayasan Pendidikan Thomas. Kehadiran simbolik tokoh pendidikan tersebut seolah mengiringi sukacita para lulusan yang bersiap melangkah ke jenjang berikutnya.

Suasana kemudian menjadi hening saat perwakilan guru menyampaikan pesan dan kesan kepada para siswa. Kisah perjalanan pendidikan selama tiga tahun disampaikan kembali sebagai refleksi atas proses pembentukan karakter dan prestasi akademik para lulusan.

Wakil siswa, Maria Angela Yohanista yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik tahun ini, turut menyampaikan ungkapan syukur dan apresiasi kepada sekolah. Ia menegaskan bahwa pendidikan yang diperoleh selama tiga tahun menjadi bekal penting untuk meraih cita-cita di masa depan.

Kepala SMPK Yapenthom 1 Maumere, Gabrielah Erika, tampak emosional saat melepas para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Tradisi pencopotan kartu identitas sekolah, pengalungan medali, penyerahan amplop kelulusan, hingga pembacaan Janji Alumni menjadi penutup yang menandai resmi bergabungnya Angkatan ke-74 dalam keluarga besar alumni SMPK Yapenthom 1 Maumere.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....