Bunda Literasi Sikka Dikukuhkan Perkuat Budaya Baca Masyarakat
- 02 Jun 2026 14:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka memperluas gerakan literasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dengan mengukuhkan 34 Bunda Literasi sebagai penggerak budaya baca dan pembelajaran masyarakat. Pengukuhan berlangsung di Aula Egon Lantai III Kantor Bupati Sikka, Selasa 2 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Ny. Fista Sambuari Kago, S.H., yang juga melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Doreng, Bola, dan Paga dalam rangkaian agenda yang sama. Penguatan literasi dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas akses pengetahuan di tengah masyarakat.
Sebanyak 21 Bunda Literasi Kecamatan dan 13 Bunda Literasi Kelurahan resmi dikukuhkan untuk memperkuat jejaring literasi di seluruh wilayah Kabupaten Sikka. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjangkau keluarga dan komunitas sebagai pusat pembelajaran di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Ny. Fista Sambuari Kago menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi pembangunan sumber daya manusia di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Menurutnya, pengukuhan tersebut membawa tanggung jawab untuk menggerakkan budaya membaca, belajar, dan berkarya di masyarakat.
Ia menjelaskan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, peran Bunda Literasi dinilai strategis dalam menumbuhkan kebiasaan belajar sejak usia dini.
Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan juga diharapkan mampu menghidupkan taman bacaan, memperluas akses belajar masyarakat, serta membangun lingkungan yang mendukung budaya membaca. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sikka menilai tantangan literasi masih menjadi pekerjaan bersama, mulai dari rendahnya minat baca hingga kesenjangan akses pengetahuan dan literasi digital. Kondisi tersebut juga masih ditemukan di berbagai daerah, termasuk wilayah Flores.
Melalui Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Akulinus, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan bahwa pengukuhan Bunda Literasi merupakan bagian dari strategi memperluas gerakan literasi hingga ke desa dan kelurahan. Gerakan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar tidak berhenti sebagai program sektoral pemerintah.
“Peran Bunda Literasi diharapkan mampu memperluas jangkauan gerakan membaca dan membangun budaya belajar di tengah masyarakat,” kata Akulinus. Ia menambahkan, keberhasilan literasi bergantung pada kerja sama antara keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan, penyematan selempang, penandatanganan berita acara, serta foto bersama. Kegiatan turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, para camat dan lurah, pengurus TP PKK, serta pengurus Pokja Bunda Literasi Kabupaten Sikka.
Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan penguatan literasi akan terus diintegrasikan dengan program pendidikan keluarga, literasi sekolah, dan literasi digital. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun masyarakat yang adaptif, berpengetahuan, dan memiliki daya saing menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....