Toleransi Warnai Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende

  • 02 Jun 2026 10:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Ende tidak hanya menampilkan semarak budaya Nusantara, tetapi juga memperlihatkan praktik nyata toleransi dan persatuan lintas agama. Rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai rumah ibadah dinilai menjadi simbol kuat pengamalan nilai Pancasila di tengah keberagaman masyarakat.

Guru SD Inpres Paupanda 1, Siti Nurhayati Yusuf, menilai peringatan tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan budaya menunjukkan bahwa nilai persatuan masih hidup dan terjaga di Kabupaten Ende.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah kehadiran peserta yang mengenakan beragam pakaian adat Nusantara. Penampilan tersebut tidak hanya memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga menjadi simbol bahwa perbedaan dapat bersatu dalam semangat kebangsaan yang sama.

“Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi. Banyak warga mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila yang menjadi perekat bangsa,” ujarnya kepada RRI, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam peringatan tersebut, SD Inpres Paupanda 1 mengikutsertakan 31 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Seluruh peserta tampil menggunakan pakaian adat Nusantara sebagai representasi persatuan dalam keberagaman.

Siti menjelaskan, salah satu pembeda utama peringatan tahun ini adalah pelaksanaan doa dan renungan yang tidak hanya dipusatkan di Lapangan Pancasila, tetapi juga dilaksanakan di berbagai rumah ibadah, termasuk gereja dan masjid. Langkah tersebut dinilai mencerminkan semangat inklusif yang menjadi roh Pancasila.

Sebagai pendidik, ia menilai pelibatan lintas agama dalam kegiatan kebangsaan merupakan sarana penting untuk menanamkan nilai toleransi kepada generasi muda. Menurutnya, pembelajaran tentang persatuan tidak cukup diberikan di ruang kelas, tetapi perlu diwujudkan melalui pengalaman nyata dalam kehidupan sosial.

Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila ke depan terus menjadi ruang memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kecintaan terhadap bangsa. Selain itu, generasi muda diharapkan semakin aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kebangsaan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....