Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ma'u Ria Ende, Satu Meninggal Dunia

  • 01 Jun 2026 19:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Peristiwa tenggelamnya dua anak laki-laki terjadi di Pantai Ma'u Ria Tanjung Telo Bhoko, Desa Wolokota, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Minggu 31 Mei 2026. Dalam kejadian tersebut, satu anak meninggal dunia sementara satu lainnya berhasil diselamatkan warga.

Informasi mengenai peristiwa itu diterima aparat kepolisian sekitar pukul 11.20 WITA dari masyarakat setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Ndona IPTU Makabeus T. D. Muda bersama personel Polres Ende berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 13.30 WITA dan tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 16.05 WITA.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Konstatinus Woda, yang lahir di Ende pada 20 Agustus 2016. Sementara korban yang selamat adalah Jonatan Danga, pelajar kelas IV SDK Wolokota yang berdomisili di Dusun Watuone, Desa Wolokota.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kedua korban berangkat ke pantai sekitar pukul 07.30 WITA bersama dua teman sebaya untuk memancing ikan dan bermain. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA dan naik ke sebuah batu karang yang biasa digunakan warga untuk memancing.

Dua teman mereka tidak ikut naik ke batu karang karena tidak mampu menjangkaunya dan memilih bermain di daratan yang berjarak cukup jauh. Sementara itu, kedua korban tetap berada di atas batu sambil memancing di tepi laut.

Sekitar pukul 09.37 WITA, seorang warga bernama Anselma Gau yang sedang mencari sinyal telepon di sekitar pantai mendengar teriakan meminta pertolongan. Saat melihat ke arah laut, ia mendapati Jonatan Danga berada di bawah terjangan ombak sehingga segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Teriakan tersebut didengar Heronimus Pama yang kemudian mengambil dua jeriken dari sebuah pondok untuk digunakan sebagai alat bantu penyelamatan. Ia langsung berenang ke lokasi korban dan berhasil menjangkau Jonatan yang saat itu masih berusaha bertahan di tengah ombak.

Saat proses penyelamatan berlangsung, Jonatan memberitahukan jika Konstatinus Woda, juga terseret ombak. Heronimus kemudian melihat korban lainnya dan berupaya menyelamatkan keduanya secara bersamaan.

Meskipun sempat memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban beberapa kali namun kondisi korban tetap tidak bisa tertolong. Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa kedua korban diduga terjatuh ke laut setelah dihantam gelombang besar saat memancing di atas batu karang.

Keterangan Jonatan menyebutkan jika ombak tiba-tiba datang dan menyeret mereka berdua ke tengah laut. Petugas menduga Konstatinus mengalami benturan dengan batu karang ketika terjatuh ke laut sehingga kondisinya melemah dan tidak mampu menyelamatkan diri. Akibatnya, korban terbawa arus dan tenggelam sebelum sempat mendapatkan pertolongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....