Bupati Ende Ajak Warga Lawan Hoaks, Fokus Bangun Daerah

  • 31 Mei 2026 14:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda mengajak masyarakat membangun budaya komunikasi yang lebih sehat dan beradab di ruang digital dengan tidak terpengaruh narasi akun anonim maupun akun palsu yang dinilai berpotensi memecah belah masyarakat.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Yosef mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara terbuka dan berbasis data akan diterima sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.

"Mari kita satukan tekad untuk membangun Ende dengan cara yang lebih beradab. Kritik dari sumber yang original dan berbasis data akan diterima dengan senang hati," tulis Yosef.

Ia menilai perkembangan teknologi digital membuat batas antara kritik dan fitnah semakin tipis. Kondisi tersebut menyebabkan ruang publik sering dipenuhi opini, tuduhan, serta informasi yang belum terverifikasi sehingga berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Karena itu, Yosef mengajak masyarakat tidak memberikan ruang bagi akun-akun palsu yang menyebarkan ujaran kebencian maupun serangan pribadi.

Di tengah ajakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ende juga terus mendorong sejumlah program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Yosef mengungkapkan pihaknya telah meninjau aset pemerintah daerah seluas tujuh hektare di kawasan Pupui, Kecamatan Ende Selatan.

Lahan tersebut direncanakan untuk pembangunan rumah susun layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah seluas dua hektare serta penyediaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang representatif bagi seluruh umat beragama di Kabupaten Ende.

Menurut Yosef, kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari solusi penataan kawasan perkotaan sekaligus upaya pengurangan angka kemiskinan di wilayah perkotaan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ende juga berencana membentuk tiga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang akan mengelola sektor pasar, pertanian-peternakan-perikanan, serta pariwisata dan fasilitas olahraga maupun pertamanan kota.

Pembentukan BLUD tersebut diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperbaiki tata kelola layanan publik, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Tahun ini kedua sarana itu segera dibangun sebagai bagian dari solusi perkotaan dan pengurangan angka kemiskinan kota," ujar Yosef.

Pemerintah Kabupaten Ende berharap dukungan seluruh masyarakat dalam menjaga suasana kondusif, memperkuat persatuan, serta bersama-sama mengawal berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....