Parade Pancasila Ende Teguhkan Semangat Kebangsaan

  • 30 Mei 2026 19:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Ribuan warga memadati ruas utama Kota Ende, mengikuti Parade Pancasila menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila nasional.

Kegiatan bernuansa kebangsaan tersebut berlangsung meriah sejak pagi, menghadirkan pelajar, organisasi masyarakat, aparat, serta tokoh daerah dari berbagai kalangan.

Polres Ende menerjunkan personel gabungan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup sepanjang jalur parade, menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan.

Pengamanan kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Ende, AKP Amrin, mewakili Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, Sabtu 30 Mei 2026 pagi.

Parade Pancasila dipusatkan halaman Kantor Pelindo Cabang Ende, kemudian dibuka langsung Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda bersama wakil. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Ende, unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta tokoh masyarakat setempat sejak pagi tadi.

Sekretaris Dewan Pengarah BPIP, Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Wisnu Bawa Tenaya, menghadiri langsung parade bersejarah tersebut di Ende. Staf Khusus BPIP, Johanes Haryatmoko, turut mendampingi rombongan bersama Wakil Ketua DPRD dan Kepala Lapas Ende sejak pembukaan.

Peserta parade bergerak dari Pelindo Ende melewati Jalan Pabean menuju Jalan Soekarno, disambut antusiasme masyarakat sepanjang perjalanan parade. Masyarakat memenuhi trotoar dan persimpangan jalan, mengabadikan jalannya parade menggunakan telepon genggam sejak pagi berlangsung di Kota Ende.

Rombongan parade juga singgah Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, mengenang perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia masa silam. Peserta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Serambi Soekarno sebelum akhirnya tiba kawasan Taman Renungan Bung Karno Ende siang hari.

Taman Renungan Bung Karno menjadi lokasi penutupan parade, dikenal sebagai tempat lahirnya inspirasi dasar negara Indonesia modern tersebut. Di bawah pohon sukun bercabang lima, Bung Karno dahulu merumuskan gagasan persatuan bangsa Indonesia merdeka bersama rakyat Nusantara.

Bupati Ende Yosef Badeoda menegaskan daerahnya memiliki tanggung jawab historis menjaga semangat persatuan dan keberagaman nasional hingga sekarang. Menurut Yosef, masyarakat Ende harus menjadi pelaku utama pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sosial sehari-hari masyarakat lintas generasi.

Yosef menyebut Pancasila tidak sekadar teks hafalan, melainkan pedoman hidup bersama menjaga keharmonisan bangsa Indonesia dalam berbagai perbedaan. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan peserta parade, terutama pelajar dan organisasi kepemudaan mengikuti kegiatan sejak pagi hingga selesai.

Kabag Ops Polres Ende, AKP Amrin, mengapresiasi seluruh masyarakat menjaga ketertiban selama pelaksanaan parade berlangsung aman dan lancar.

Parade Pancasila berakhir pukul dua belas Wita, menegaskan kembali posisi Ende sebagai kota historis lahirnya ideologi bangsa Indonesia.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....