Emak-Emak Lansia Ramaikan Lomba Kasidah Antar-RW di Eka Sapta

  • 30 Mei 2026 12:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flotim – Lomba kasidah antar-RW se-Kelurahan Eka Sapta, Kabupaten Flores Timur pada Rabu 27 Mei 2026 Malam, menghadirkan pemandangan menarik. Mayoritas peserta yang tampil dalam ajang seni religi tersebut merupakan kaum ibu berusia lanjut yang tetap menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi.

Kegiatan yang digelar Majelis Taklim Syuhada Eka Sapta itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak perlombaan dimulai, para peserta tampak percaya diri menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan warga yang hadir.

Ketua Panitia, Umi Aisyah, mengaku terkesan dengan partisipasi masyarakat yang begitu besar. Menurutnya, semangat para peserta menjadi salah satu hal yang paling menonjol dalam pelaksanaan lomba tahun ini.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Semangat tampilnya luar biasa meskipun rata-rata usianya sudah lanjut," katanya.

Ia menjelaskan, sebagian besar peserta berasal dari kelompok ibu-ibu lanjut usia yang aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing. Meski demikian, beberapa peserta dari kalangan remaja juga turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Kehadiran para peserta lansia menjadi daya tarik tersendiri dalam ajang ini. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam membawakan lagu-lagu kasidah, tetapi juga memperlihatkan dedikasi untuk menjaga tradisi seni Islam yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Umi Aisyah, partisipasi para ibu lansia membuktikan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi generasi yang lebih muda.

Selain menjadi wadah syiar Islam, lomba kasidah ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga di Kelurahan Eka Sapta. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dari berbagai RW dapat berkumpul dan membangun kebersamaan.

Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Selain melestarikan seni kasidah, perlombaan ini dinilai mampu memperkuat nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....