Makam Ibu Amsi Jadi Titik Refleksi Festival Parade Kebangsaan

  • 30 Mei 2026 12:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Festival Parade Kebangsaan menyambut Hari Lahir Pancasila 2026 berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dan peserta dari berbagai unsur. Kegiatan yang digelar Sabtu 30 Mei 2026 itu menghadirkan nuansa sejarah perjuangan bangsa di sejumlah titik persinggahan Kota Ende.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian peserta parade ialah Makam Ibu Amsi di Lingkungan Karara, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan. Makam tersebut dipilih sebagai titik penghormatan atas dukungan moril Ibu Amsi kepada Bung Karno selama masa pengasingan di Ende.

Ibu Amsi dikenal sebagai mertua Bung Karno yang ikut mendampingi bersama Ibu Inggit ketika menjalani masa pengasingan tahun 1934. Kehadiran tokoh perempuan tersebut dianggap memiliki peranan penting dalam mendukung perjuangan dan keteguhan semangat kebangsaan Bung Karno.

Pada etape keempat parade, peserta disambut hangat melalui sapaan adat yang disampaikan tokoh masyarakat Abdurahman Pua Meno. Sambutan adat tersebut membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat makna sejarah perjuangan bangsa kepada seluruh peserta parade kebangsaan.

Setelah prosesi penyambutan berlangsung, peserta dipersilakan memberikan penghormatan langsung di area makam Ibu Amsi secara bergiliran dan tertib. Suasana penghormatan berlangsung khidmat dengan iringan doa serta refleksi sejarah perjuangan bangsa selama masa pengasingan Bung Karno.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon menyampaikan kisah perjuangan Ibu Amsi kepada seluruh peserta parade. Ia menjelaskan dukungan keluarga menjadi kekuatan penting bagi Bung Karno dan Ibu Inggit selama menjalani pengasingan di Ende.

Menurut Nikolaus, keteladanan Ibu Amsi mencerminkan semangat pengorbanan dan kesetiaan dalam mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. "Nilai-nilai tersebut penting diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan kebangsaan dan peringatan sejarah nasional secara berkelanjutan. katanya.

Suasana semakin khusyuk ketika Imam Masjid Darul Yaqin memimpin doa bersama di hadapan makam Ibu Amsi pada kegiatan tersebut. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa tokoh sejarah yang turut menguatkan perjalanan perjuangan kebangsaan Indonesia dahulu.

Prosesi penghormatan dilanjutkan dengan penyiraman air serta penaburan bunga di makam Ibu Amsi oleh sejumlah tokoh pemerintah dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ende bersama Camat Ende Selatan, Lurah se Kecamatan Ende Selatan dan sejumlah tokoh agama setempat.

Masyarakat yang hadir terlihat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sambil menyaksikan prosesi penghormatan berlangsung penuh rasa kebersamaan dan penghargaan. Kehadiran warga memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat Ende menjaga nilai sejarah perjuangan bangsa melalui momentum Hari Lahir Pancasila.

Festival Parade Kebangsaan tahun ini tidak hanya menghadirkan semangat peringatan, tetapi juga memperkuat ingatan kolektif sejarah bangsa Indonesia. Melalui penghormatan terhadap Ibu Amsi, masyarakat diajak memahami pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan perjuangan kemerdekaan nasional Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....