PESTA 2026 Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Ende

  • 29 Mei 2026 19:41 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pekan Ende Street Festival (PESTA) 2026 tidak hanya diproyeksikan sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, tetapi juga menjadi strategi Pemerintah Kabupaten Ende untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah. Festival tersebut diarahkan membuka ruang partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Ende sebagai Kota Rahim Pancasila.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Mohamad Sahab, mengatakan PESTA menjadi wadah pengembangan seni budaya, promosi pariwisata, serta pemberdayaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Menurutnya, kegiatan itu memberi peluang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan budaya Ende kepada wisatawan.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan nusantara maupun mancanegara di Kabupaten Ende,” ujarnya.

Festival tersebut menghadirkan berbagai agenda seni, budaya, dan pameran ekonomi kreatif yang melibatkan pelajar, komunitas budaya, sanggar seni, hingga kelompok industri kecil menengah. Pemerintah daerah menilai keterlibatan pelaku UMKM menjadi langkah penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain berdampak ekonomi, PESTA juga diarahkan sebagai sarana pelestarian budaya lokal Ende Lio Nage di tengah perkembangan zaman dan arus digitalisasi. Melalui berbagai pertunjukan budaya dan kesenian tradisional, generasi muda didorong lebih mengenal identitas budaya daerahnya sendiri.

Mohamad Sahab menjelaskan festival tersebut diselenggarakan berdasarkan Keputusan Bupati Ende Nomor 173/KEP/HK/2026 tanggal 4 Mei 2026 dan didukung anggaran APBD II melalui DPA Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp180 juta.

Pemerintah Kabupaten Ende berharap PESTA 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu memberi dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan sektor pariwisata, serta pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.

Selain itu, festival tersebut diharapkan semakin memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa, sekaligus mempererat semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Ende.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....