Puskesmas Lao Perkuat Deteksi Dini Penyakit dan ODGJ

  • 28 Mei 2026 19:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – UPTD Puskesmas Lao, Kabupaten Manggarai, memperkuat deteksi dini penyakit menular, penyakit tidak menular, hingga gangguan kesehatan jiwa melalui penyegaran kader kesehatan di Aula Puskesmas Lao, Selasa, 26 Mei 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemantauan kesehatan masyarakat hingga tingkat lingkungan dan keluarga.

Kegiatan yang didanai melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu diikuti 28 kader dari delapan kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Lao. Masing-masing posyandu mengutus dua kader sebagai perwakilan.

Penanggung Jawab Program Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) UPTD Puskesmas Lao, Maria Evalde Tapung, mengatakan kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai mitra puskesmas dalam mendeteksi persoalan kesehatan masyarakat secara cepat di lapangan.

Menurut Eva, keterlibatan aktif kader turut membantu peningkatan cakupan imunisasi sepanjang 2026 dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, kader juga menjadi ujung tombak pemantauan penyakit menular seperti TBC, hepatitis, dan HIV di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan kami hari ini adalah penyegaran kader dalam rangka deteksi dini untuk mencegah penyakit menular dan penyakit tidak menular,” ujarnya kepada RRI.

Dalam kegiatan tersebut, persoalan kesehatan jiwa juga menjadi perhatian utama. Hasil screening awal hingga Mei 2026 menunjukkan peningkatan temuan kasus ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Lao.

Eva menjelaskan pada 2025 tercatat sebanyak 54 kasus ODGJ, sedangkan hingga Mei 2026 hasil screening awal meningkat menjadi 60 kasus. Meski demikian, ia menegaskan angka tersebut masih berupa temuan awal dan belum menjadi diagnosis akhir.

“Screening awal itu jadi tidak serta-merta langsung kami mendiagnosa bahwa pasien itu ODGJ,” katanya.

Menurut Eva, peningkatan angka screening justru menunjukkan kader kesehatan semakin aktif melakukan pemantauan dan pelaporan kondisi masyarakat. Hingga kini, pihak puskesmas masih mendalami faktor penyebab meningkatnya temuan kasus kesehatan jiwa tersebut.

Selain pembekalan materi, para kader juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, hingga kadar gula darah. Puskesmas Lao berharap penguatan kapasitas kader dapat memperluas pelayanan promotif dan preventif sehingga kesehatan masyarakat lebih terpantau hingga tingkat akar rumput.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....