ASN Kemenag Ende Rawat Situs Sejarah Jelang Hari Pancasila
- 28 Mei 2026 20:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende menggelar bakti kebangsaan di makam Ibu Amsi, mertua Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya merawat nilai nasionalisme sekaligus menjaga situs sejarah menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila.
Bakti kebangsaan dilakukan dengan membersihkan area makam, memasang baliho, serta umbul-umbul di kawasan situs sejarah tersebut. Kegiatan dipimpin langsung Plt. Kasubbag TU Kemenag Ende, Mesak S.O. Sakan, bersama jajaran ASN Kemenag Ende.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Yoseri Jemali dan Kepala Seksi Pendidikan Katolik Flavianus Lepa. Suasana gotong royong dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung di area makam keluarga Bung Karno tersebut.
Plt. Kasubbag TU Kemenag Ende, Mesak S.O. Sakan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian ASN Kemenag terhadap nilai-nilai kebangsaan dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Menurutnya, semangat Hari Lahir Pancasila tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial semata, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Ia menilai menjaga situs sejarah menjadi bagian penting dalam merawat identitas bangsa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan ASN Kemenag Ende,” ujarnya.
Mesak menjelaskan kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Kurikulum Cinta dan visi “Kemenag Berdampak” yang mendorong lahirnya ASN yang humanis, moderat, peduli lingkungan, serta memiliki kepedulian terhadap sejarah bangsa.
Ia menilai keberadaan situs sejarah seperti makam keluarga Bung Karno memiliki nilai edukasi penting bagi generasi muda. Menurutnya, tempat bersejarah harus dijaga bersama karena menjadi pengingat perjuangan para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia.
“Tempat bersejarah menjadi pengingat perjuangan para pendiri bangsa yang wajib dihormati,” katanya.
Kemenag Ende berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat nasionalisme dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ASN juga diajak terus menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Merawat sejarah bangsa merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Mesak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....