Kemenag Ende Perkuat Harmoni Kebangsaan Jelang Hari Lahir Pancasila

  • 27 Mei 2026 20:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende menegaskan komitmennya menjaga harmoni kebangsaan dan moderasi beragama menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Komitmen itu ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam rapat pemantapan peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Ruang Garuda Kantor Bupati Ende, Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Kepegawaian Kemenag Ende, Yulianus Mbake Pora, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Ende Nikolaus Nama Payon. Pertemuan itu juga melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta sejumlah elemen masyarakat yang terlibat dalam persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Ende.

Dalam arahannya, Yulianus menjelaskan keterlibatan Kementerian Agama menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menjaga nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Ende. Ia mengatakan semangat Pancasila harus hadir tidak hanya dalam seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan publik dan kehidupan sosial sehari-hari.

Ia mengungkapkan Kemenag Ende akan mendukung berbagai agenda kebangsaan yang berkaitan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. Dukungan tersebut, katanya, menjadi bentuk implementasi visi “Kemenag Berdampak” yang menempatkan pelayanan keagamaan sebagai ruang memperkuat persaudaraan dan toleransi.

Menurutnya, Ende memiliki posisi penting dalam sejarah lahirnya Pancasila sehingga seluruh elemen masyarakat perlu menjaga semangat persatuan dan dialog antarumat beragama. Ia menambahkan semangat kebhinekaan di Ende harus terus dirawat sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi rumah bersama yang harus terus dirawat melalui semangat persatuan dan pelayanan yang tulus,” ujarnya dalam forum tersebut.

Selain menekankan pentingnya moderasi beragama, Kemenag Ende juga mendorong terciptanya pelayanan keagamaan yang lebih humanis dan kolaboratif. Yulianus mengatakan pelayanan yang terbuka dan inklusif menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 sendiri mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia” yang ditetapkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tema tersebut menegaskan posisi Pancasila sebagai perekat keberagaman dan pedoman membangun kehidupan berbangsa yang damai.

Kabupaten Ende selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah lahirnya Pancasila. Karena itu, pemerintah dan berbagai lembaga di daerah tersebut terus mendorong peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Kemenag Ende berharap sinergi lintas sektor yang dibangun menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila dapat memperkuat toleransi, menjaga persatuan, serta membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis di Kabupaten Ende. Menurut Yulianus, semangat persaudaraan dan gotong royong menjadi modal penting menjaga kedamaian di tengah keberagaman masyarakat, tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....