Gubernur NTT: BUMD Harus Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- 27 Mei 2026 18:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan tidak boleh hanya bergantung pada penyertaan modal pemerintah. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik Dewan Komisaris dan jajaran Direksi PT Flobamor, PT Kawasan Industri Bolok, serta Direktur Kepatuhan Bank Pembangunan Daerah NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurut Gubernur Melki, BUMD memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jabatan yang diemban para pejabat baru merupakan amanah besar untuk membawa BUMD menjadi lebih sehat, profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa posisi tersebut bukan sekadar jabatan administratif, melainkan ruang pengabdian dan pembuktian integritas dalam menjawab harapan masyarakat NTT terhadap pengelolaan perusahaan daerah yang lebih maju dan berdaya saing. “Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Khusus kepada jajaran PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda), Gubernur Melki berharap kawasan industri tersebut mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT. Ia menargetkan Kawasan Industri Bolok tidak hanya dikenal sebagai kawasan dengan aset dan lahan semata, tetapi menjadi pusat investasi, logistik, hilirisasi potensi lokal, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat kemitraan dengan pelaku UMKM.
Untuk itu, ia meminta pengurus baru segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan aset, penyusunan rencana bisnis progresif, serta membangun komunikasi aktif dengan calon investor. Sementara kepada jajaran PT Flobamor (Perseroda), Melki menekankan pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di tengah dinamika ekonomi.
Ia menyebut PT Flobamor memiliki peluang besar untuk berkembang di sektor perdagangan, jasa, distribusi pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Namun menurutnya, seluruh potensi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui strategi bisnis yang kuat, inovatif, disiplin, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Pada kesempatan yang sama, Melki juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kepatuhan di sektor perbankan kepada Direktur Kepatuhan BPD NTT yang baru dilantik, Revi Adiana Silawati. Ia menilai kepercayaan publik merupakan modal utama dalam dunia perbankan sehingga fungsi kepatuhan harus menjadi fondasi dalam setiap proses bisnis perbankan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Plh Sekda NTT Flori Rita Wuisan, pimpinan DPRD NTT, pimpinan perangkat daerah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, serta insan pers.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....