Dari Lapangan Futsal Min 1 Ende, Mimpi Atlet Muda Mulai Dinyalakan
- 27 Mei 2026 07:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Ende- Penutupan Turnamen Futsal Usia Dini tingkat Kabupaten Ende berlangsung meriah dan penuh antusiasme pada Senin 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Venantius Minggu, S.Pd., M.Pd yang menegaskan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini.
Turnamen ini telah berlangsung selama kurang lebih dua pekan dengan melibatkan peserta dari jenjang TK dan RA sederajat. Kegiatan tersebut menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan karakter bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Ende.
Selama pelaksanaan turnamen, sejumlah sekolah dan TK turut ambil bagian dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dari rangkaian pertandingan tersebut, empat sekolah berhasil melaju hingga babak final pada hari penutupan.
Pada laga final, suasana semakin semarak dengan dukungan para guru, orang tua, serta masyarakat yang hadir langsung menyaksikan pertandingan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengembangan bakat olahraga di tingkat pendidikan usia dini.
Dalam sambutannya, Venantius Minggu menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan memiliki mental kompetitif. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia, guru, dan kepala sekolah yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Venantius turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan dan pembinaan peserta didik.
Selain itu, ia juga mengapresiasi keterlibatan media, termasuk RRI, yang ikut meliput dan menyebarluaskan informasi kegiatan kepada publik. Peran media dinilai penting dalam mendorong semangat pembinaan olahraga di daerah.
Ia menambahkan bahwa turnamen futsal usia dini ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai upaya berkelanjutan dalam melahirkan bibit atlet muda berprestasi dari Kabupaten Ende.
Lebih lanjut, Venantius berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan di sekolah-sekolah. Ia mendorong agar guru dan pelatih terus mengembangkan metode latihan yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini.
“Harapan kami, dari kegiatan sederhana seperti ini akan lahir atlet-atlet muda yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ungkapnya.
Penutupan turnamen ditandai dengan suasana penuh kebersamaan dan harapan besar agar kegiatan serupa terus dikembangkan di masa mendatang. Pemerintah daerah berharap turnamen ini menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi muda yang unggul, sehat, dan berkarakter melalui olahraga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....