Akademisi: Kerentanan Sosial Ekonomi Ancam Keluarga Flores
- 27 Mei 2026 06:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kerentanan ekonomi dan perubahan budaya dinilai menjadi ancaman terhadap fondasi keluarga di Flores. Kondisi tersebut mengemuka dalam Dialog Interaktif Luar Studio bertema “Kerentanan Ekonomi dan Sosial terhadap Fondasi Keluarga” yang digelar RRI Ende bersama STPM Santa Ursula Ende, Senin 25 Mei 2026.
Dialog yang berlangsung di Aula STPM Santa Ursula Ende itu menghadirkan akademisi, legislator, dan pegiat migran sebagai narasumber. Kegiatan tersebut juga diikuti ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti sesi diskusi hingga selesai.
Dosen STPM Santa Ursula sekaligus mahasiswa Program Doktoral Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Universitas Gadjah Mada, Domitius Pau, mengatakan persoalan ekonomi memang memiliki pengaruh kuat terhadap ketahanan keluarga. Namun menurutnya, ekonomi bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan keluarga menjadi rentan.
“Berbicara soal bagaimana pengaruh ekonomi terhadap keluarga, saya pikir hari ini tidak bisa dipungkiri sangat kuat pengaruhnya, tapi ekonomi bukan satu-satunya yang mempengaruhi,” kata Domitius.
Ia menjelaskan, kerentanan keluarga terjadi ketika keluarga berada dalam kondisi terancam meski belum sampai pada tahap kemiskinan. Menurutnya, modernisasi ikut mempengaruhi perubahan budaya masyarakat sehingga nilai kerja keras, menabung, dan gotong royong perlahan mulai terkikis.
Domitius menilai kondisi tersebut turut mempengaruhi ketahanan sosial ekonomi masyarakat di Flores. Ia juga menyebut sebagian keluarga akhirnya memilih menjadi Pekerja Migran Indonesia demi memenuhi kebutuhan hidup.
Dialog interaktif hasil kolaborasi RRI Ende dan STPM Santa Ursula itu berlangsung hangat melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Para mahasiswa peserta terlihat aktif menyampaikan pertanyaan dan tanggapan selama kegiatan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....