Puluhan Senpira Diserahkan Warga, Adonara Timur Mulai Kondusif
- 27 Mei 2026 07:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Situasi keamanan Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur mulai membaik setelah kerusuhan antarwarga beberapa pekan terakhir mereda perlahan bertahap. Pemulihan kondisi keamanan ditandai penyerahan puluhan senjata rakitan masyarakat kepada aparat kepolisian di Waiwerang Kota, Senin 25 Mei 2026 pagi.
Penyerahan senjata tahap kedua berlangsung di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, melibatkan masyarakat Desa Saosina dan Narasaosina. Masyarakat menyerahkan berbagai senjata rakitan setelah aparat keamanan melakukan pendekatan persuasif bersama tokoh adat setempat sebelumnya secara damai.
Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan penyerahan senjata menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat setempat pascakonflik sosial.
Menurutnya, keterlibatan tokoh adat dan pemerintah desa membantu mempercepat pemulihan keamanan pasca kerusuhan antar warga Adonara Timur secara menyeluruh bertahap.
Konflik sosial sebelumnya melibatkan warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dengan masyarakat Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur beberapa waktu. Kerusuhan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena penggunaan senjata rakitan berpotensi menimbulkan korban tambahan berkepanjangan disana pada kemudian hari.
Dalam penyerahan kedua, warga menyerahkan seratus empatpuluh barang bukti berupa senjata api rakitan dan perlengkapan lainnya kepada polisi. Barang bukti tersebut mencakup 19 pucuk senjata rakitan, 90 anak panah, serta 27 busur tradisional milik warga.
Selain senjata rakitan, masyarakat juga menyerahkan 4 amunisi dan selongsong senjata kepada aparat kepolisian setempat secara sukarela penuh. Seluruh barang bukti diterima Kabag Ops Polres Flores Timur AKP Eduardus Nuru bersama personel gabungan pengamanan setempat langsung.
Penyerahan senjata dilakukan Kepala Desa Saosina Jamaludin Jou Dadi bersama Kepala Desa Narasaosina Januarius Tolan Igor kepada kepolisian. Tokoh adat Desa Saosina turut menyaksikan proses penyerahan bersama personel TNI, Brimob, dan masyarakat setempat sejak awal kegiatan.
Kapolres menjelaskan keberhasilan penyerahan senjata dipengaruhi komunikasi intensif aparat keamanan bersama tokoh masyarakat serta pemerintah desa selama mediasi. "Pendekatan dialogis dan humanis terus dilakukan aparat keamanan agar masyarakat kembali mempercayai proses pemulihan keamanan wilayah pascakonflik tersebut." ujarnya.
Usai penyerahan, personel gabungan langsung melakukan pemeriksaan fisik serta pendataan seluruh barang bukti senjata rakitan masyarakat secara menyeluruh. Selanjutnya, aparat mengamankan seluruh barang bukti menuju Markas Polres Flores Timur di Larantuka untuk kepentingan inventarisasi lebih lanjut.
Meskipun kondisi keamanan membaik, aparat kepolisian tetap meningkatkan patroli dialogis pada sejumlah titik rawan konflik sosial masyarakat setempat. Langkah pengamanan dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan konflik susulan maupun provokasi pihak tertentu pascakerusuhan antar warga sebelumnya di Adonara Timur.
Kapolres mengimbau masyarakat menjaga perdamaian dan menghindari tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan bersama. Masyarakat diminta mendukung proses rekonsiliasi agar hubungan sosial antar warga kembali harmonis setelah konflik berkepanjangan sebelumnya terjadi di wilayah.
Selain pengamanan, kepolisian terus mendorong komunikasi lintas tokoh adat, agama, serta pemerintah desa pasca konflik sosial di Adonara Timur. Upaya tersebut diharapkan memperkuat hubungan sosial masyarakat sekaligus membuka ruang rekonsiliasi damai dan bermartabat kedepannya bersama seluruh warga.
Pemerintah desa bersama aparat keamanan berharap situasi kondusif Adonara Timur tetap terjaga melalui partisipasi aktif masyarakat setempat kedepannya. Keberhasilan penyerahan senjata sukarela dinilai menjadi momentum penting mempercepat pemulihan keamanan dan kepercayaan masyarakat pascakerusuhan di Flores Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....