Angin 40 Km per Jam di NTT Berpotensi Ganggu Aktivitas Laut
- 27 Mei 2026 09:13 WIB
- Ende
Poin Utama
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur, Senin, 25 Mei 2026.
- Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Hede Menge Uli mengatakan, wilayah yang perlu mewaspadai angin kencang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
- Selain hujan ringan, BMKG juga memperingatkan potensi kabut di wilayah Borong dan Ruteng yang dapat mengurangi jarak pandang pengendara.
- Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah maupun perjalanan antardaerah.
RRI.CO.ID, Ende – BMKG Stasiun El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur, Senin, 25 Mei 2026. Kondisi cuaca tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, nelayan, hingga kegiatan masyarakat di luar ruangan.
Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Hede Menge Uli, mengatakan wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 20 hingga 40 kilometer per jam dengan arah bertiup dari timur hingga selatan.
Menurutnya, cuaca di sebagian besar wilayah NTT pada pagi hingga malam hari umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, sejumlah daerah seperti Soe, Betun, Kefamenanu, Bajawa, dan Ende masih berpotensi mengalami hujan ringan.
“Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca,” ujarnya dalam siaran prakiraan cuaca RRI Ende, Senin, 25 Mei 2026.
BMKG juga mengingatkan potensi kabut di wilayah Borong dan Ruteng yang dapat mengurangi jarak pandang pengendara, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi pengguna jalan karena dapat memicu gangguan keselamatan perjalanan.
Selain itu, masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran. Cuaca ekstrem dan angin kencang dinilai dapat meningkatkan risiko gelombang tinggi di beberapa perairan NTT.
Suhu udara di wilayah NTT diperkirakan berkisar antara 20 hingga 33 derajat Celcius. Sementara daerah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada diprakirakan memiliki suhu lebih dingin, yakni antara 16 hingga 24 derajat Celcius.
Untuk wilayah Ende dan sekitarnya, BMKG memprakirakan cuaca berawan dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau tetap mempersiapkan perlengkapan pelindung cuaca serta berhati-hati saat melakukan perjalanan antardaerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....