BPBD Ende Dorong Pembentukan Forum Penanggulangan Bencana Daerah

  • 25 Mei 2026 15:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – BPBD Kabupaten Ende mendorong pembentukan Forum Penanggulangan Bencana hingga tingkat desa dan kelurahan guna memperkuat koordinasi penanganan bencana secara cepat dan terpadu. Langkah tersebut dinilai penting karena dampak bencana sering melampaui kemampuan pemerintah dan batas wilayah administrasi.

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ende, Marselus Ekleanus Meta, usai Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana di Kabupaten Ende, Senin, 25 Mei 2026. Rapat koordinasi tersebut melibatkan unsur pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media.

Melalui kolaborasi lima unsur itu, pemerintah daerah ingin membangun sinergi penanganan bencana mulai dari tahap pencegahan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Marselus menjelaskan forum penanggulangan bencana dirancang untuk memperjelas pembagian peran di setiap tingkatan wilayah.

Menurutnya, bencana skala kecil diharapkan dapat ditangani terlebih dahulu oleh desa atau kelurahan, sedangkan situasi yang lebih besar akan melibatkan dukungan kecamatan hingga kabupaten. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena dampak bencana sering luas dan kompleks. Dibutuhkan gotong royong semua pihak agar penanganan bisa lebih cepat dan merata,” ujarnya.

Ia menilai selama ini bantuan dari relawan, komunitas, maupun donasi masyarakat sering berjalan sendiri-sendiri sehingga distribusinya tidak merata. Melalui forum tersebut, seluruh dukungan diharapkan dapat terkoordinasi dengan baik agar tidak ada wilayah terdampak yang terabaikan.

Pembentukan forum penanggulangan bencana juga dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di Kabupaten Ende. Keterlibatan berbagai unsur diharapkan mampu mempercepat respons darurat sekaligus meminimalkan dampak kerugian bagi warga.

BPBD Ende berharap forum tersebut dapat segera dibentuk hingga tingkat desa dan kelurahan agar penanganan bencana menjadi lebih terstruktur, efektif, dan berbasis kekuatan masyarakat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....