Buku, Komunitas dan Harapan: Cerita Inspiratif Rumah Baca Mustika di Ende
- 25 Mei 2026 12:17 WIB
- Ende
Poin Utama
- Rumah Baca Mustika pun diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun budaya literasi dan menumbuhkan harapan bagi generasi muda di Kabupaten Ende.
- Iin Herlina Dewi mengatakan, Rumah Baca Mustika hadir bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak dan masyarakat untuk belajar.
- “Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana masyarakat mampu berpikir kritis, berani bermimpi, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam acara tersebut.
RRI.CO.ID,Ende – Semangat membangun budaya literasi terus tumbuh di Kabupaten Ende melalui kehadiran Komunitas Rumah Baca Mustika. Dalam program Komunitas Bicara yang digelar pada Minggu, 24 Mei 2026, Founder Rumah Baca Mustika Iin Herlina Dewi berbagi cerita mengenai perjuangan membangun ruang belajar dan kegiatan literasi.
Iin Herlina Dewi mengatakan, Rumah Baca Mustika hadir bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak dan masyarakat untuk belajar. “Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana masyarakat mampu berpikir kritis, berani bermimpi, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam acara tersebut.
Menurut Iin, perjalanan membangun komunitas literasi tidak selalu mudah. Keterbatasan fasilitas, minimnya akses buku, hingga rendahnya minat baca menjadi tantangan yang terus dihadapi.
Namun, semangat para relawan dan dukungan masyarakat membuat Rumah Baca Mustika tetap bertahan dan berkembang. Ia menuturkan, komunitas tersebut aktif mengadakan berbagai kegiatan seperti membaca bersama, kelas belajar anak, diskusi literasi, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Relawan Rumah Baca Mustika, Muhammad Ilham, menyampaikan keterlibatannya dalam komunitas menjadi pengalaman berharga. “Melihat anak-anak datang dengan semangat untuk membaca dan belajar menjadi motivasi terbesar bagi kami para relawan,” katanya.
Hal senada disampaikan relawan lainnya, Siti Mariam. Ia mengatakan, Rumah Baca Mustika telah menjadi tempat yang menghadirkan harapan baru bagi anak-anak di lingkungan sekitar.
“Kadang anak-anak datang bukan hanya untuk membaca, tetapi juga mencari tempat yang nyaman untuk belajar dan bercerita. Dari situ kami sadar bahwa komunitas ini punya peran sosial yang sangat penting,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, para narasumber juga mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap gerakan literasi di daerah. Mereka berharap semakin banyak pihak yang mendukung keberadaan komunitas baca, baik melalui donasi buku, fasilitas, maupun keterlibatan sebagai relawan.
Program Komunitas Bicara kali ini menjadi ruang refleksi bahwa buku dan komunitas dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan perubahan sosial di tengah masyarakat. Rumah Baca Mustika pun diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun budaya literasi dan menumbuhkan harapan bagi generasi muda di Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....